Bawaslu Lhokseumawe Gelar Pelatihan Pendidikan Pengawasan Partisipatif

  • 23 Jun 2026 20:49 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Badan Pengawasan Pemilu Kota Lhokseumawe (Bawaslu) menyelenggarakan pelatihan Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) di Aula kantor Bawaslu setempat pada Selasa, 23 Juni 2026.

Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh sebanyak 40 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari komunitas, organisasi kemahasiswaan, mahasiswa dan pelajar, unsur media serta masyarakat umum.

Acara yang berlangsung sejak pukul 08.30 hingga 17.00 wib itu dibuka secara langsung oleh Safwani, anggota komisioner Bawaslu propinsi Aceh. Hadir sebagai narasumber lainnya Ketua Bawaslu Lhokseumawe Dedy Syahputra, dan Anggota Komisioner Yuli Asbar dan Ayi Jufridar serta Ketua Forum Humas Perguruan Tinggi Aceh, Muhammad Hatta, S.ST., M.T.

Dalam sambutannya Ketua Bawaslu Lhokseumawe, Dedy Syahputra menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan melahirkan kader-kader yang siap berfungsi dan bergerak dalam masyarakat untuk melakukan pencegahan pelanggaran pemilu serta pengawasan pemilu mulai dari fase non tahapan hingga fase tahapan.

Kegiatan ini dilandaskan sesuai Undang- Undang Pemilihan Umum No. 7 Tahun 2017 serta peraturan Bawaslu No.2 tahun 2023 tentang pengawasan partisipatif.

"Bawaslu tidak bisa bergerak sendirian. Kita perlu dukungan dan keterlibatan masyarakat dalam melakukan pencegahan, pengawasan, dan penindakan pelanggaran pemilu,"ujar Dedy dalam sambutannya.

Di akhir pertemuan, para peserta diminta untuk menuliskan Rencana Tindak Lanjut (RTL) dari kegiatan pelatihan yang diikuti. Kegiatan bisa berupa sosialisasi, edukasi, maupun berbagai program kreatif lainnya di komunitas masing-masing.

Selain RTL, pelatihan tersebut juga berhasil melahirkan komunitas pencegahan dan pengawasan partisipatif bertajuk "Genwaslu" (Generasi Pengawasan Pemilu) yang diinisiasi langsung oleh para Peserta.

"Melalui Genwaslu ini, kita harap pengembangan dan pemberdayaan komunitas akan lebih maksimal dan memberi dampak ke depannya," pungkas Dedy.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....