Duta Baca bersama Komunitas Literasi Menggelar Workshop
- 18 Jun 2026 07:11 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Membangun budaya literasi bukan hanya tugas perpustakaan atau dosen, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh sivitas akademika. Kampus yang kuat adalah kampus yang seluruh sivitas akademiknya gemar membaca, berpikir kritis, dan terus belajar sepanjang masa.
Duta Baca bersama komunitas literasi menggelar kegiatan Workshop Literasi dengan mengangkat tema “Dari Buku untuk Masa Depanku: Literasi Kritis dan Produksi Esai Ilmiah Populer di Era Disinformasi”, Rabu 17 Juni 2026, sebagai upaya mendorong budaya literasi sekaligus membangun pola pikir kritis generasi muda di tengah perkembangan informasi yang semakin cepat.
Acara dipandu oleh moderator yang membuka jalannya kegiatan dan mengarahkan rangkaian workshop dari awal hingga akhir. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Umum Komunitas Ruang Aksara periode 2025–2026, Muhammad Haikal, yang menyampaikan bahwa literasi saat ini tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca, tetapi juga kemampuan memahami, mengkritisi, dan menghasilkan gagasan yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Selanjutnya, pembina Duta Baca dan komunitas Ruang Aksara turut menyampaikan apresiasi serta harapan agar kegiatan literasi terus berkembang di kalangan generasi muda. Workshop dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Ibu Nanda Saviera Ersa dan Bapak Teuku Muzafarsyah mengenai literasi kritis, penyaringan informasi, dan teknik menulis esai ilmiah populer.
Pemateri pertama bapak Teuku Muzaffarsyah mengajak kita untuk kita merombak mindset. Bukan lagi "perpustakaan bukan lagi gudang buku berdebu" Ruang Aksara Esai Ilmiah Populer di Era Diinformasi".
Di sela kegiatan, peserta mengikuti hiburan ringan berupa pembacaan puisi dan ice breaking untuk menjaga suasana tetap interaktif. Peserta juga mendapat sesi praktik menulis esai secara bertahap, mulai dari menentukan topik, menyusun kerangka, hingga mengembangkan tulisan. Di akhir kegiatan, narasumber berharap peserta mampu menjadi pembaca yang kritis sekaligus penulis yang bertanggung jawab.
Kegiatan kemudian ditutup oleh Ketua Umum Komunitas Ruang Aksara periode 2025–2026, Muhammad Haikal, yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya workshop.
“"Melalui workshop literasi ini, saya ingin mengajak teman-teman semua yang hadir di sini agar menjadikan literasi bukan sekadar kewajiban akademik, tapi sebuah gaya hidup. Di Ruang Aksara dan melalui gerakan Duta Baca, pintu kami selalu terbuka lebar untuk teman-teman yang ingin belajar, berproses, dan berkarya bersama. Harapan saya, setelah keluar dari ruangan ini nanti, kita semua membawa pulang semangat baru untuk terus menghidupkan budaya literasi di sekitar kita."
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....