Pekan Seni Mahasiswa 2026 Jadi Langkah Unimal Bidik Juara Umum Aceh
- 12 Jun 2026 16:45 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID,Lhokseumawe - Universitas Malikussaleh (Unimal) mulai memanaskan persaingan menuju Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) XVII Aceh Tahun 2026 melalui penyelenggaraan Pekan Seni Malikussaleh (PEKSIMAL) 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 11–12 Juni 2026 di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Kampus Bukit Indah, Lhokseumawe, itu diikuti lebih dari 250 mahasiswa dari berbagai fakultas.
PEKSIMAL menjadi ajang strategis bagi Unimal untuk menjaring sekaligus membina mahasiswa berbakat di bidang seni yang akan dipersiapkan sebagai delegasi kampus pada kompetisi tingkat daerah hingga nasional.
Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Unimal, Dr. T. Nazaruddin, M.Hum, menegaskan bahwa seni memiliki peran penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang kreatif, inovatif, dan kompetitif di tengah dinamika perkembangan zaman. Jumat 12 Juni 2026.
| Baca juga: Lhokseumawe Hijau, DLH Tanam Pohon Bersama |
Menurutnya, mahasiswa yang berhasil lolos dalam proses seleksi akan mengikuti program pemusatan latihan dan pembinaan secara intensif guna meningkatkan kualitas serta kesiapan menghadapi PEKSIMIDA Aceh 2026.
“Setelah seluruh rangkaian seleksi selesai, mahasiswa yang dinyatakan lolos akan mengikuti program pembinaan dan pemusatan latihan secara berkelanjutan. Kami berkomitmen mengoptimalkan potensi setiap delegasi pada seluruh cabang lomba agar mampu tampil maksimal dan meraih prestasi terbaik di PEKSIMIDA 2026,” ujarnya.
Pelaksanaan PEKSIMAL tahun ini melibatkan 16 orang tim juri yang terdiri atas akademisi dan praktisi seni. Kehadiran para profesional tersebut diharapkan mampu menghasilkan proses seleksi yang objektif, transparan, dan berkualitas dalam menentukan wakil terbaik Universitas Malikussaleh.
Beragam cabang seni dipertandingkan dalam ajang tersebut, mulai dari Penulisan Puisi, Baca Puisi, Penulisan Lakon, Penulisan Cerpen, Monolog, Tari, Fotografi, Desain Poster, Lukis, Komik Strip, Vokal Pop, Dangdut, Seriosa, Keroncong, hingga Vokal Grup. Ragam kategori tersebut menjadi ruang ekspresi sekaligus wadah pengembangan kreativitas mahasiswa.
Koordinator kegiatan sekaligus Pembina Seni Unimal, Dr. Hadi Iskandar, M.H., mengatakan PEKSIMAL merupakan bagian dari strategi pembinaan prestasi mahasiswa yang dilakukan secara berkelanjutan oleh universitas.
Menurutnya, potensi mahasiswa Unimal di bidang seni sangat besar dan memiliki peluang kuat untuk bersaing di tingkat daerah maupun nasional apabila didukung proses seleksi dan pembinaan yang terarah.
“PEKSIMAL menjadi wadah untuk menemukan talenta-talenta terbaik yang dimiliki Universitas Malikussaleh. Kami ingin memastikan mahasiswa yang mewakili kampus benar-benar memiliki kualitas, mental, dan kesiapan untuk berkompetisi pada level yang lebih tinggi. Dengan potensi yang ada saat ini, kami optimistis mampu meraih prestasi terbaik dan menargetkan Universitas Malikussaleh sebagai Juara Umum PEKSIMIDA 2026,” kata Hadi.
Ia menambahkan, seni tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga berperan penting dalam membangun karakter mahasiswa. Melalui aktivitas seni, mahasiswa belajar mengasah kreativitas, disiplin, kemampuan berkolaborasi, serta meningkatkan daya adaptasi terhadap perubahan dan perkembangan zaman.
Tingginya partisipasi peserta yang mencapai lebih dari 250 mahasiswa menjadi indikator kuat bahwa minat generasi muda terhadap seni dan budaya di lingkungan kampus terus berkembang. Dengan dukungan penuh pimpinan universitas, keterlibatan para akademisi dan praktisi seni, serta semangat kompetitif para peserta, PEKSIMAL 2026 diharapkan mampu melahirkan delegasi terbaik yang siap mengharumkan nama Universitas Malikussaleh pada ajang PEKSIMIDA Aceh 2026 hingga tingkat nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....