Korban Banjir Langkahan Desak Pemerintah Segera Perbaiki Huntara dan Jadup
- 05 Jun 2026 18:59 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Aceh Utara – Pascabencana angin kencang yang memporak-porandakan puluhan Hunian Sementara (Huntara) di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, warga terdampak banjir bandang ada akhir November 2025 lalu, kini dihantui ketidakpastian.
Mereka sangat berharap adanya tindakan cepat dari pemerintah pusat untuk memperbaiki tempat tinggal mereka dan memberikan kejelasan terkait bantuan Jaminan Hidup (Jadup ) yang hingga kini belum terealisasi sama sekali sejak bencana banjir melanda wilayah tersebut enam bulan lalu.
Geuchik Gampong Rumoh Rayeuk A'kthaillah, Jumat 5 Mei 2026 menyebutkan, selain meminta untuk mempercepat memperbaiki huntara yang rusak akibat angin kencang, warga membutuhkan kepastian mengenai masa depan tempat tinggal mereka, apakah akan dilakukan perbaikan huntara atau dipercepat pembangunan hunian tetap (huntap).
“Kami juga meminta kepada pemerintah pusat, khususnya melalui Kementerian Sosial, untuk mempercepat pencairan bantuan Jadup di daerah-daerah yang sangat terdampak, khususnya di Gampong Rumoh Rayeuk dan umumnya di Kecamatan Langkahan. “minta A'kthaillah.
Disebutkan, sudah enam bulan pascabanjir bandang, bantuan Jadup yang dinantikan masyarakat belum juga diterima. Padahal, seluruh proses pendataan maupun adminitrasi telah dilakukan dan diserahkan melalui pemerintah Kecamatan, hingga Pemerintah Kabupaten Aceh Utara untuk diteruskan kepada pemerintah pusat.
“Masyarakat setiap hari bertanya kepada saya, kapan Jadup cair dan sudah sampai mana prosesnya. Karena kondisi masyarakat sekarang sangat memprihatinkan. Rumah sudah hancur karena banjir, sekarang huntara juga rusak karena angin kencang. Sementara mata pencaharian masyarakat hampir tidak ada lagi, rata-rata warga di sini adalah pekebun dan kebun mereka sudah rusak semua,”pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....