Awal Juni, Cuaca Relatif Kondusif di Perairan maupun Daratan

  • 01 Jun 2026 17:44 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Mengawali bulan Juni 2026, kondisi cuaca di sejumlah wilayah Aceh, meliputi Aceh Utara, Lhokseumawe, Bireuen, Bener Meriah, Aceh Timur, dan Langsa, dilaporkan cerah berawan pada Senin, 1 Juni 2026. Berdasarkan informasi dari BMKG Malikussaleh Aceh Utara, kondisi cuaca secara umum cukup kondusif untuk berbagai aktivitas masyarakat.

Prakirawan Cuaca BMKG Malikussaleh Aceh Utara, Ricky Nadiansyah, menyampaikan suhu udara di wilayah tersebut berkisar antara 25 hingga 29 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara mencapai 60 hingga 90 persen.

Di sektor kelautan, tinggi gelombang di perairan diperkirakan berada pada kisaran 0,1 hingga 0,5 meter. Sementara itu, pada wilayah perairan hingga 20 kilometer dari garis pantai, tinggi gelombang diprakirakan mencapai 0,5 hingga 1,5 meter. Kondisi tersebut dinilai masih berada dalam kategori normal untuk wilayah Aceh pada periode awal Juni.

Kecepatan angin, baik di wilayah daratan maupun perairan, berkisar antara 14 hingga 20 kilometer per jam. Kondisi tersebut dinilai cukup stabil dan tidak berpotensi mengganggu aktivitas pelayaran maupun kegiatan nelayan di kawasan pesisir.

“Kondisi tinggi gelombang cukup kondusif dan aman untuk melaut. Demikian halnya kondisi kecepatan angin di laut juga cukup stabil. Hal ini aman untuk dilalui kapal kecil maupun kapal berukuran sedang,” ujar Ricky Nadiansyah dalam Program Info Cuaca RRI edisi Senin (1/6/2026).

Selain itu, BMKG tidak menemukan adanya potensi hujan maupun titik panas (hotspot) di wilayah pantauannya. Kondisi ini menunjukkan cuaca relatif stabil sehingga mendukung aktivitas masyarakat di berbagai sektor, termasuk pertanian, perikanan, dan transportasi.

Meski demikian, BMKG mengimbau masyarakat agar tetap mewaspadai perubahan cuaca yang dapat terjadi dalam waktu singkat. Masyarakat juga diminta mengantisipasi suhu udara yang bisa meningkat serta menghindari pembakaran sampah maupun pembukaan lahan dengan cara membakar guna mencegah munculnya titik panas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....