Usaha sejak dini dalam melibatkan ibadah kurban

  • 28 Mei 2026 13:31 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Tidak semua orang yang mempunyai materi lebih mampu tergerak hatinya untuk melakukan ibadah kurban. Begitu juga dengan mereka yang hobi bergonta-ganti barang mewah belum tentu setiap tahun berinisiatif untuk secara continue untuk melakukan ibadah kurban.

Ya, dalam khotbah Idul Adha yang disampaikan Ustad Taufik Qurrahmi di Mesjid Darussalam, Hagu Selatan, Kota Lhokseumawe, mengajak masyarakat untuk mulai membiasakan diri menabung demi dapat melaksanakan ibadah kurban di masa mendatang. Dalam suasana penuh kekhusyukan, beliau menyampaikan bahwa ibadah kurban bukan hanya simbol penyembelihan hewan, tetapi juga bentuk kepedulian sosial dan rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Jamaah yang hadir tampak antusias menyimak pesan yang disampaikan dengan bahasa sederhana namun menyentuh.

Dalam khutbahnya, Ustad Taufik Qurrahmi menekankan bahwa niat untuk berkurban dapat dimulai dari langkah kecil, salah satunya dengan menyisihkan sebagian rezeki secara rutin. Menurutnya, kebiasaan menabung tidak hanya bermanfaat untuk kebutuhan duniawi, tetapi juga dapat menjadi jalan dalam mempersiapkan ibadah yang mulia. Ia mengingatkan bahwa banyak masyarakat yang sebenarnya mampu berkurban apabila memiliki perencanaan keuangan yang baik dan disiplin dalam mengatur pengeluaran sehari-hari.

Beliau juga mengajak para orang tua untuk menanamkan semangat berbagi kepada anak-anak sejak usia dini. Dengan mengajarkan pentingnya menabung untuk kurban, generasi muda diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang peduli terhadap sesama. Ustad Taufik Qurrahmi menilai bahwa Idul Adha adalah momentum untuk memperkuat nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kebersamaan di tengah kehidupan masyarakat yang semakin penuh tantangan ekonomi.

Semoga dengan padatnya jamaah , baik dari dalam maupun dari luar wilayah Hagu Selatan, banyak yang termotivasi untuk mulai menyisihkan penghasilan mereka agar dapat ikut berkurban pada tahun-tahun berikutnya. Pesan yang disampaikan diharapkan tidak hanya menjadi seruan sesaat, tetapi mampu membangun kesadaran bersama bahwa ibadah kurban dapat diwujudkan melalui niat, usaha, dan kedisiplinan dalam mengelola rezeki.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....