UKM IECLOP Politeknik Negeri Lhokseumawe Gelar Aksi "I-Charity"Korban Kebakaran

  • 26 Mei 2026 21:02 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe -Kebakaran hebat yang melanda kawasan Pardede, Gampong Jawa Lama, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, menyisakan duka mendalam bagi warga terdampak. Sebanyak 84 rumah hangus tanpa sisa, menyebabkan sekitar 84 kepala keluarga atau 275 jiwa kehilangan tempat tinggal dan terpaksa bertahan di pengungsian. Kehilangan harta benda serta runtuhnya rasa aman menjadi beban berat yang harus ditanggung oleh para korban di tengah situasi sulit tersebut.

Tergerak oleh rasa kemanusiaan, Unit Kegiatan Mahasiswa Innovative Electronics and Computer Lovers Organization (UKM IECLOP) Politeknik Negeri Lhokseumawe mengambil langkah nyata melalui program "I-Charity" pada Minggu 24 Mei 2026. Program sosial berkala ini dirancang sebagai wadah bagi generasi muda untuk menumbuhkan kepedulian, sekaligus memberikan dampak positif secara langsung terhadap lingkungan sekitar yang sedang tertimpa musibah.

Dalam aksi tersebut, para mahasiswa turun langsung menyusuri jalanan Kota Lhokseumawe membawa kotak donasi untuk mengajak masyarakat luas saling peduli. Aksi solidaritas ini mendapat sambutan hangat dari warga kota yang dengan ikhlas menyisihkan sebagian rezeki mereka. "Api mungkin telah menghanguskan tempat tinggal mereka, namun kepedulian kita mampu menghidupkan kembali harapan," ujar Afzallul Zikri, Ketua Pelaksana I-Charity, di sela-sela kegiatan.

Tidak butuh waktu lama, seluruh bantuan yang terkumpul langsung disalurkan ke lokasi pengungsian di kawasan Pardede pada Senin 25 Mei 2026. Tim UKM IECLOP menyerahkan bantuan berupa uang tunai, pakaian layak pakai, sembako, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya. Kedatangan para mahasiswa ini disambut dengan senyum haru dan ungkapan syukur yang tulus dari warga, menciptakan momen penuh kehangatan di tengah suasana duka.

Melalui program I-Charity ini, UKM IECLOP berharap bantuan yang diberikan tidak hanya meringankan beban fisik, tetapi juga mampu menguatkan mental para korban untuk kembali bangkit. Aksi nyata ini menjadi bukti bahwa semangat solidaritas dan budaya gotong royong masih tumbuh subur di kalangan generasi muda Politeknik Negeri Lhokseumawe, di mana sebuah langkah kecil terbukti mampu membawa dampak besar bagi sesama yang membutuhkan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....