Kenapa Puasa Arafah Disebut Istimewa? Ini Penjelasannya untuk Anak Muda

  • 25 Mei 2026 09:10 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI CO.ID Lhokseumawe — Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, pembahasan tentang Puasa Arafah mulai ramai diperbincangkan di kalangan masyarakat, termasuk anak muda. Puasa sunnah yang dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah tersebut dikenal memiliki banyak keutamaan dan menjadi salah satu amalan yang dianjurkan bagi umat Muslim sebelum Idul Adha tiba.

Dalam kajiannya di Masjid Al Ikhlas, Ustadz Khairul Fahmi menjelaskan bahwa Puasa Arafah disebut istimewa karena memiliki keutamaan besar, salah satunya dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang sebagaimana dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW. Menurutnya, amalan tersebut menjadi kesempatan bagi umat Muslim untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah.

Ustadz Khairul Fahmi mengatakan, Puasa Arafah tidak hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga menjadi latihan untuk menjaga hati, ucapan, dan perilaku sehari-hari. Ia menilai anak muda saat ini perlu memahami makna spiritual dari ibadah sunnah agar tidak hanya mengikuti tren, tetapi benar-benar mengerti tujuan dari amalan yang dijalankan.

Selain itu, ia juga mengajak generasi muda untuk memanfaatkan momentum menjelang Idul Adha dengan memperbanyak ibadah dan amal kebaikan. Menurutnya, suasana bulan Dzulhijjah menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat hubungan dengan Allah sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap sesama melalui sedekah maupun ibadah kurban.

Kajian tentang Puasa Arafah tersebut mendapat perhatian jamaah, khususnya kalangan remaja dan mahasiswa yang hadir di Masjid Al Ikhlas. Dengan penyampaian yang ringan dan mudah dipahami, pembahasan mengenai keutamaan Puasa Arafah diharapkan dapat mendorong anak muda lebih semangat menjalankan ibadah sunnah serta memaknai Idul Adha sebagai momentum memperbaiki diri dan memperkuat nilai kepedulian sosial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....