Sikat Tuan Rumah dan Tetangga, Tim ABC Juarai Turnamen Brewok Cup-I
- 21 Mei 2026 20:44 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Aceh Utara – Tim Alue Badminton Club (ABC) dari Gampong Alue, Kecamatan Tanah Pasir, Aceh Utara, sukses mengamankan gelar juara pertama pada Turnamen Brewok Cup-I, yang berlangsung selama tiga malam , 18–20 Mei 2026, di lapangan milik Bang Brewok, Gampong Matang Tunong, Kecamatan Samudera.
Turnamen ini masing -masing grup memiliki lima pasangan dan satu pasang cadangan, untuk Tim ABC yang diperkuat oleh barisan pemain andalan—mulai dari pasangan Irsyadi-Muchlis, Syaiful-Daffa Bocil, Tgk Food-Mukhaidir, Mistauddin-Nasruddin, hingga Marzuki-Maulana.
Untuk tim tuan rumah diperkuat oleh Royyani- Saifuddin, Munir-Gani, Ihsan-Darkasyi, Sudirman-Usman dan Syarkawi- Munadir, sedangkan tim Matang Puntong oleh pemain, Tgk Zal-Syarif, Roy- Foddin, Tgk Danil- Fikar, Raja-Amir dan Habibi-Ady.
Sementara Tim ABC berhasil membawa pulang trofi serta uang tunai sebesar Rp 700.000 setelah tampil dominan. Di putara pertama, mereka sukses melibas tim tuan rumah, Matang Tunong, dengan drama sengit 3-2. Sedangkan di babak penentuan berhasil menundukkan tim tetangga, Gampong Matang Puntong, dengan skor telak 4-1.
Untuk posisi juara kedua diraih oleh Matang Puntong yang berhak atas trofi dan uang tunai Rp 500.000. Tuan rumah Matang Tunong harus puas di posisi ketiga dan membawa pulang trofi serta uang tunai Rp 300.000.
Tim Alue Badminton Club (ABC) yang diperkuat oleh barisan pemain andalan menunjukkan kelasnya di lapangan. Meskipun lawan sempat merasa pesimis sejak awal laga, tim ABC tetap memperlihatkan gaya permainan yang santai namun taktis dan penuh konsentrasi.
Sikap tenang yang ditunjukkan tim Alue ini menjadi edukasi penting dalam dunia olahraga (sport science), di mana manajemen emosi dan ketenangan mental sering kali menjadi faktor penentu kemenangan, melampaui sekadar kemampuan fisik.
Ketua Panitia Turnamen Badminton Brewok Cup-I, M. Iqbal, menegaskan bahwa esensi utama dari kegiatan ini bukan sekadar mencari siapa yang terkuat di lapangan. Namun untuk menjaga kesehatan dan ajang silaturahmi antarpemain maupun antarwarga gampong.
“Turnamen ini membuktikan bahwa olahraga berbasis komunitas (gampong) dapat menjadi instrumen efektif untuk membangun kerukunan dan penyaluran bakat positif serta jauh dari hal-hal negatif.”pungkas M Iqbal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....