Pemuda Lhokseumawe Siap Jaga Kedaulatan Negara Indonesia

  • 20 Mei 2026 14:08 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tahun 2026 membawa pesan mendalam bagi seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda di Kota Lhokseumawe. Melalui tema "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara", momentum sejarah ini harus dimaknai sebagai panggilan aksi nyata, bukan sekadar seremonial tahunan. Sebagai wilayah strategis yang kaya akan potensi sejarah dan ekonomi, pemuda setempat memiliki tanggung jawab besar untuk berdiri di garda terdepan dalam merawat persatuan nasional.

Tokoh Pemuda Lhokseumawe, Rahmadi M. Ali, S.T., menegaskan bahwa kebangkitan nasional pada era digital saat ini menuntut pemuda untuk adaptif terhadap perubahan global. Menjaga tunas bangsa berarti mempersiapkan kualitas diri yang kompeten agar tidak menjadi penonton di negeri sendiri. Pemuda hari ini menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks, mulai dari persaingan ekonomi, arus informasi yang tak terbendung, hingga pentingnya menjaga identitas kebudayaan lokal di tengah gempuran modernisasi.

Dalam pandangannya, kemandirian daerah yang disokong oleh inovasi kreatif para pemuda akan menjadi pilar utama dalam menyokong kedaulatan negara. Sektor teknologi, kewirausahaan, dan penguatan literasi digital merupakan beberapa ruang aktualisasi yang harus diisi secara maksimal oleh generasi muda Lhokseumawe. Ketika para pemuda mampu menciptakan lapangan kerja dan berinovasi secara mandiri, maka ketahanan ekonomi nasional dari tingkat akar rumput akan semakin kokoh dan sulit digoyahkan oleh intervensi luar.

Lebih lanjut, kolaborasi antarorganisasi kepemudaan dan komunitas kreatif di Lhokseumawe perlu terus ditingkatkan untuk membangun ekosistem kepemudaan yang sehat. Harkitnas ke-118 ini menjadi pengingat bahwa gerakan Boedi Oetomo dahulu dimulai dari kesadaran kolektif para intelektual muda. Semangat persatuan tanpa memandang latar belakang tersebut harus dihidupkan kembali dalam ruang-ruang diskusi produktif demi merumuskan solusi konkret atas masalah-masalah sosial di daerah.

Sebagai penutup, Rahmadi mengajak seluruh komponen pemuda untuk memperkuat rasa nasionalisme dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang memecah belah bangsa. Menjaga kedaulatan negara adalah kerja berkelanjutan yang diwariskan dari generasi ke generasi melalui tindakan positif sehari-hari. Dengan optimisme tinggi dan komitmen yang kuat, tunas-tunas bangsa dari Lhokseumawe diharapkan mampu tumbuh menjadi pemimpin masa depan yang membawa Indonesia menuju peradaban yang lebih maju dan berdaulat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....