BMKG Malikussaleh Minta Nelayan Waspadai Cuaca Malam

  • 19 Mei 2026 19:11 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Malikussaleh Aceh Utara merilis prakiraan cuaca untuk edisi Selasa, 19 Mei 2026. Prakirawan BMKG Malikussaleh, Hesty Fauziah, menyampaikan bahwa kondisi cuaca secara umum di wilayah tersebut diprediksi berawan tebal sepanjang hari. Kendati demikian, masyarakat di Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe diimbau untuk lebih waspada menjelang malam hari, karena potensi hujan yang disertai kilat dan petir diperkirakan akan mengguyur kedua wilayah tersebut. Suhu udara pada siang hari ini tercatat berkisar di angka 30°C, namun diproyeksikan akan menurun drastis menjadi 26°C pada malam hari dengan tingkat kelembaban udara yang cukup tinggi mencapai 96%.

Selain kondisi cuaca di daratan, Hesty Fauziah juga memperbarui informasi mengenai kondisi gelombang laut yang terpantau masih sama dengan hari sebelumnya. Untuk wilayah pesisir pantai, ketinggian gelombang berada di kategori aman yaitu berkisar antara 0,3 hingga 1 meter dengan kecepatan angin bertiup sekitar 4 hingga 12 km/jam. Sementara itu, kondisi di lepas pantai memperlihatkan dinamika yang sedikit lebih tinggi, di mana ketinggian gelombang terdeteksi mencapai 0,5 hingga 1,3 meter dengan hembusan kecepatan angin yang lebih kencang di angka 12 hingga 22 km/jam.

Merujuk pada data teknis tersebut, pihak BMKG Malikussaleh mengeluarkan imbauan khusus demi keselamatan aktivitas di laut, terutama bagi para nelayan tradisional. Hesty menekankan bahwa para nelayan yang menggunakan perahu berukuran kecil memiliki risiko keselamatan yang cukup tinggi jika memaksakan diri untuk melaut hari ini. Bagi nelayan dengan perahu berukuran sedang, situasi dinilai relatif lebih aman, namun mereka tetap diminta untuk terus meningkatkan kewaspadaan. BMKG mengingatkan masyarakat pesisir dan para nelayan agar segera mengurungkan niat melaut apabila mendeteksi adanya perubahan cuaca secara mendadak yang memicu kenaikan gelombang dan kecepatan angin demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....