Jangan Ketipu, Kenali Modus Penipuan Digital yang Kian Marak
- 19 Mei 2026 06:57 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Perkembangan teknologi digital memberikan banyak kemudahan bagi masyarakat, mulai dari transaksi keuangan, belanja online, hingga komunikasi jarak jauh. Namun di balik kemudahan tersebut, muncul berbagai modus penipuan digital yang semakin canggih dan sulit dikenali. Pelaku biasanya memanfaatkan kelengahan korban melalui pesan singkat, telepon, media sosial, hingga aplikasi percakapan untuk mendapatkan data pribadi maupun uang korban.
Dalam siaran Muda Kreatif, Senin 18 Mei 2026 di RRI Pro 2 Fm Lhokseumawe, Eghi Poetra sebagai penyiar sekaligus host memaparkan informasi, bahwa salah satu modus yang paling sering terjadi adalah penipuan berkedok hadiah, undian, atau akun palsu yang mengatasnamakan keluarga, teman, bahkan instansi resmi. Pelaku biasanya meminta korban mengklik tautan tertentu, mengirim kode OTP, atau mentransfer sejumlah uang dengan alasan administrasi. Selain itu, ada juga modus investasi bodong dan pinjaman online ilegal yang menawarkan keuntungan besar dalam waktu singkat untuk menarik perhatian masyarakat.
Pakar keamanan digital mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang diterima secara tiba-tiba di internet. Masyarakat diminta untuk selalu memeriksa kembali nomor pengirim, alamat situs, serta memastikan informasi berasal dari sumber resmi. Jangan pernah memberikan data penting seperti PIN, password, maupun kode OTP kepada siapa pun, karena pihak bank atau layanan resmi tidak pernah meminta data tersebut secara langsung kepada pelanggan.
Kesadaran digital menjadi kunci utama untuk mencegah maraknya penipuan online. Dengan memahami berbagai modus penipuan digital, masyarakat diharapkan lebih waspada saat menggunakan teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi mengenai keamanan digital juga penting diberikan kepada anak muda, orang tua, hingga pelaku usaha agar tidak mudah menjadi korban kejahatan siber yang terus berkembang di era modern saat ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....