Ingatan Manusia yang Lalai Melihat Tanda Kekuasaan Allah dalam Dirinya
- 16 Mei 2026 18:56 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe -Tanpa kita sadari, masih banyak manusia yang hidup di tengah berbagai nikmat Allah SWT, namun enggan menyakini dan beriman kepada-Nya. Padahal setiap detik kehidupan manusia dipenuhi tanda-tanda kebesaran Sang Pencipta, mulai dari denyut jantung, pernapasan, hingga kemampuan berpikir yang berjalan sempurna tanpa disadari.
Ustad Damanhur Abbas dalam khotbah Jum'at 15 Mei 2026 di mesjid Baiturrahman kota Lhokseumawe, menerangkan bahwa dalam Al-Qur’an, khususnya Surat Al-Qur'an Az-Zariyat, Allah SWT mengingatkan manusia melalui firman-Nya yang bermakna, “Dan pada dirimu sendiri, apakah kamu tidak memperhatikan?” Ayat ini menjadi teguran agar manusia mau merenungi kekuasaan Allah yang nyata ada dalam dirinya sendiri.
Beliau juga menambahkan bahwa fenomena tidak mau beriman sering kali muncul karena manusia terlalu sibuk mengejar urusan dunia dan melupakan hakikat penciptaannya. Banyak orang hanya mengandalkan logika dan ilmu pengetahuan semata, namun lupa bahwa seluruh ilmu itu juga berasal dari izin Allah SWT. Tubuh manusia yang begitu sempurna sebenarnya menjadi bukti nyata adanya kekuasaan Allah. Mata yang dapat melihat, telinga yang mampu mendengar, serta otak yang bekerja tanpa henti merupakan tanda yang seharusnya menumbuhkan rasa syukur dan keimanan kepada-Nya.
Para ulama menjelaskan bahwa Surat Az-Zariyat mengajak manusia untuk berpikir lebih dalam tentang dirinya sendiri. Tidak sedikit orang yang mencari bukti keberadaan Allah jauh ke luar angkasa, padahal tanda-tanda kebesaran-Nya ada pada tubuh dan kehidupan manusia setiap hari. Ketika seseorang sakit lalu sembuh, ketika hati merasa tenang setelah berdoa, hingga proses kehidupan dari lahir sampai meninggal dunia, semuanya menunjukkan adanya kuasa Allah SWT yang tidak dapat ditandingi oleh siapa pun.
Dari banyak hal kita belajar, bahwa umat Islam diingatkan agar tidak menjadi golongan yang lalai dan menolak kebenaran. Keimanan bukan hanya sekadar ucapan, tetapi juga lahir dari kesadaran untuk memperhatikan ciptaan Allah dalam diri sendiri dan alam semesta. Dengan semakin banyak merenungi kekuasaan Allah SWT, diharapkan manusia dapat menjadi pribadi yang lebih bersyukur, bertakwa, dan tidak sombong terhadap segala kemampuan yang dimilikinya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....