Warga Aceh Utara Mengeluhkan Kelangkaan Minyak Goreng Subsidi
- 07 Mei 2026 20:15 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Aceh Utara – Kelangkaan minyak goreng subsidi program pemerintah, Minyakita, mulai memicu keresahan di kalangan pedagang khusunya masyarakat sejumlah Kecamatan dalam Kabupaten Aceh Utara.
Berdasarkan pantauan di sejumlah pasar tradisional khususnya di Kecamatan Tanah Pasir, stok minyak goreng yang menyasar masyarakat menengah ke bawah ini mulai sulit ditemukan sejak tiga pekan terakhir., warga terpaksa membeli minyak goreng curah yang harganya lebih mahal daripada minyak goreng subsidi.
Salah seorang warga Tanah Pasir Anita menyebutkan, kehadiran Minyak subsidi ini membantu masyarakat karena harganya yang terjangkau. Namun sekarang barangnya langka atau sulit didapatkan di grosir.
"Kondisi ini sudah terjadi sejak tiga pekan terakhir, jika minyak goreng subsidi hilang dipasaran, tentu akan berdampak, karena masyarakat tidak lagi bisa menikmati harga subsidi yang ditetapkan pemerintah.”sebutnya, Kamis, 7 Mei 2026.
.Salah seorang pedagang di wilayah Tanah Pasir, Deje mengungkapkan bahwa kekosongan stok Minyak subsidi di distributor lokal sangat berdampak pada aktivitas jual beli.
"Demi memenuhi permintaan konsumen, kita terpaksa mencari pasokan minyak goreng kemasan dari toko grosir di luar daerah dengan harga Rp 230.000/ dus atau isi 12 liter, sehingga harus menjual Rp 19.000/ liter.”jelasnya,
Sementara, harga komoditas telur ayam terpantau masih berada dalam kondisi normal. Kelancaran distribusi dari pihak pemasok disinyalir menjadi faktor utama stabilnya harga protein hewani ini.
“Saat ini, harga telur ayam dibanderol berdasarkan ukurannya, ukuran besar: Rp53.000 per papan, ukuran kecil: Rp50.000 per papan, meskipun harga telur masih bersahabat, dengan harapan pemerintah bisa mengatasi kelangkaan minyak goreng subsidi.”harapnya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....