BMKG: Cuaca Kondusif di Darat maupun Perairan

  • 01 Mei 2026 18:31 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CI.ID,Lhokseumawe - Walau kondisi cuaca di sejumlah wilayah di Aceh dilaporkan berawan pada Jumat, 1 Mei 2026, namun secara keseluruhan cuaca relatif kondusif baik di darat maupun di perairan.

Daerah seperti Aceh Utara, Lhokseumawe, Bireuen, Bener Meriah, dan Langsa dilaporkan mengalami cuaca berawan tanpa adanya potensi hujan di sepanjang hari. Hal ini disampaikan Prakirawan cuaca dari BMKG Malikussaleh Aceh Utara, Hesty Fauziah dalam program Info Cuaca RRI Pro Satu Lhokseumawe edisi Jumat, 1 Mei 2026.

Hesty menyebutkan bahwa kondisi atmosfer saat ini cukup stabil. Meski demikian, wilayah Aceh Timur terpantau memiliki awan hujan yang bepotensi terjadinya hujan lokal dengan intensitas ringan.

“Saat ini cuaca di sebagian besar wilayah Aceh cenderung berawan dan tidak ada potensi hujan, kecuali di Aceh Timur yang hujan ringan,” ujar Hesty kepada RRI.

Suhu udara di wilayah pantauan BMKG Malikussaleh berkisar antara 29 derajat celsius dan akan turun menjadi 26 celcius saat malam hari. Kondisi ini membuat udara terasa cukup sejuk, terutama pada sore dan malam hari, sehingga mendukung berbagai aktivitas masyarakat.

Sementara itu, tinggi gelombang laut di wilayah perairan terpantau relatif aman, yakni berkisar antara 0,1 hingga 0,6 meter. Kecepatan angin di perairan berada pada kisaran 4 hingga 15 kilometer per jam, sedangkan di daratan berkisar antara 2 hingga 10 kilometer per jam. Kondisi ini dianggap cukup aman dan kondusif untuk mendukung aktifitas pelayaran.

BMKG juga melaporkan bahwa hingga hari ini tidak ditemukan titik panas (hotspot) di beberapa wilayah Aceh. Hal ini menjadi indikator positif dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi pada musim kering.

Meski kondisi cuaca tergolong stabil, BMKG tetap mengimbau masyarakat agar waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba. Potensi bencana hidrometeorologi seperti angin kencang dan hujan lokal tetap perlu diantisipasi, terutama di wilayah yang rawan bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....