Tiga Kunci Utama Menjaga Keistiqamahan dalam Ibadah

  • 30 Apr 2026 12:01 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe – RRI Pro Satu Lhokseumawe melalui kanal 89,3 MHz menyiarkan program Kajian Islami pada Selasa, 28 April 2026. Dalam edisi tersebut narasumber Ustaz Khairun Nasri mengupas strategi menjaga keistiqamahan dalam beribadah sebagai bentuk konsistensi seorang hamba.

Ustaz Khairunnasri mengatakan bahwa Manusia seringkali tidak bisa istiqamah atau konsisten dalam beribadah. Ibadah kerapkali memgalami fluktuasi naik turun sesuai dengan keimanan. Menurutnya, saat iman naik, ibadah pun meningkat, namun saat keimanan menurun ibadah juga lesu.

Dalam paparannya, Ustaz Khairun Nasri menjelaskan bahwa istiqamah bukanlah perkara yang mudah untuk dijalankan karena memerlukan upaya maksimal dalam setiap keadaan. Tantangan terbesar dalam mempertahankan kualitas ibadah sering kali berasal dari godaan setan dan fluktuasi iman manusia.

Kunci pertama untuk mencapai istiqamah adalah keikhlasan yang murni hanya karena Allah SWT. Ustaz Khairun menekankan bahwa seorang hamba harus ikhlas dalam beribadah bahkan harus berupaya mencapai tingkatan mukhlas, yakni posisi di mana seseorang telah dipilih oleh Allah dan dibantu dalam kemudahan untuk beribadah. Pada tingkatan Mukhlas ini, seseorang sudah tidak lagi mengharapkan pujian dari sesama manusia dalam melakukan amal kebaikan.

"Karakteristik orang yang mukhlas itu setidaknya ada dua, yakni tidak suka dipuji dan lebih suka beramal secara sembunyi-sembunyi. Pujian sebenarnya adalah ujian, karena hakikatnya orang memuji kita bukan karena kemuliaan kita, melainkan karena Allah masih menutupi aib-aib kita," ujar Ustaz Khairun Nasri dalam obrolan tersebut.

Bahkan saat seseorang memuji, kita disarankan untuk berdoa seperti doa berikut ini:

اللهم لا تؤاخذني بما يقولون وغفر لي ما لا يعلمون وجعلني خيرا مما يظنون

Yang artinya "Ya Allah, jangan engkau hukum aku atas apa yang ia sampaikan. Dan ampunilah ia atas apa yang tidak ia ketahui. Dan jadikanlah aku lebih baik dari apa yang ia perkirakan." Berdoa saat dipuji bertujuan agar hati tidak merasakan bangga berlebihan, ujub dan tinggi hati.

Sementara itu, kunci kedua agar selalu istiqamah beribadah adalah senantiasa memohon pertolongan Allah. Ustaz Khairun mencontohkan bahwa kekuatan untuk bangun melaksanakan salat subuh berjamaah, atau melakukan ketaatan lainnya bukan semata-mata karena kekuatan fisik, melainkan karena bantuan Allah.

Tanpa pertolongan-Nya, manusia akan merasa berat dalam menjalankan perintah agama meski secara lahiriah ia mampu. Lebih lanjut, ia menjelaskan kunci ketiga agar istiqamah beribadah yaitu tetap berada di jalan Allah dengan mengikuti rujukan amal-amal yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

Amal sendiri dalam islam dikategorikan dua jenis yaitu amal terbuka dan tertutup. Amal terbuka sifatnya bisa dilakukan siapa saja, tampak secara zhahir dan bersifat untuk syiar. Namun amal tertutup adalah amal yang tidak diketahui publik, bersifat rahasia dan tidak semua orang bisa melakukannya.

Contoh amal terbuka yaitu Shalat, Haji, Umrah, Zakat, dan sebagainya, sedangkan amal tertutup seperti sedekah diam-diam, berzikir dalam hati, dan memaafkan orang lain atau mendoakan orang lain secara diam-diam.

Ibadah yang berkualitas tidak selalu harus dalam jumlah yang banyak secara kuantitas, melainkan amal yang terbaik (ahsanu amala). Rasulullah sendiri disebutkan memiliki amalan rutin yang tidak pernah ditinggalkan, seperti puasa tiga hari setiap bulan, salat rawatib, dan salat witir. Namun tidak banyak yang tau bahwa Rasulullah juga beramal diam-diam dengan menyedekahkan harta hasil rampasan perangnya (ghamimah).

Sebagai penutup, kajian ini juga mengingatkan pendengar untuk lebih banyak berdoa yang mengutamakan kebutuhan rohani seperti memohon ampunan.Tujuan utama seorang hamba beribadah adalah meraih keridaan Allah sebagai kunci untuk memasuki surga. Dengan menjaga keikhlasan, memohon pertolongan, dan mengikuti sunah, diharapkan keistiqamahan dalam beribadah dapat terjaga hingga akhir hayat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....