Tips Aman Lansia Gunakan Sandal Jepit tanpa Cedera
- 28 Apr 2026 05:06 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Penggunaan sandal jepit di kalangan lansia perlu mendapat perhatian khusus karena berpotensi meningkatkan risiko cedera. Meski terasa ringan dan praktis, jenis alas kaki ini umumnya tidak memiliki penopang yang memadai untuk menopang struktur kaki yang sudah mengalami penurunan fungsi seiring usia.
Para ahli kesehatan kaki menekankan pentingnya memilih sandal jepit dengan desain yang lebih suportif. Model dengan bantalan empuk serta penopang lengkungan kaki dapat membantu mengurangi tekanan pada telapak dan menjaga keseimbangan saat berjalan. Selain itu, tali sandal yang pas di kaki juga berperan dalam mencegah tergelincir.
| Baca juga: Tips Aman Berpuasa Bagi Penderita Lambung |
Durasi pemakaian juga menjadi faktor penting. Lansia disarankan menggunakan sandal jepit hanya untuk aktivitas ringan dan dalam waktu singkat. Pemakaian terlalu lama dapat memicu keluhan seperti nyeri tumit, pegal pada telapak kaki, hingga gangguan pada pergelangan.
Selain itu, penggunaan sandal jepit sebaiknya dihindari saat melakukan aktivitas yang membutuhkan stabilitas tinggi. Berjalan di permukaan tidak rata, berolahraga, atau berada di area licin dapat meningkatkan risiko jatuh. Kondisi ini menjadi lebih berbahaya bagi lansia yang memiliki keseimbangan tubuh yang sudah menurun.
Dari segi material, sandal berbahan lebih kokoh seperti kulit atau karet berkualitas dinilai lebih aman dibandingkan bahan tipis. Struktur yang lebih kuat mampu memberikan dukungan tambahan pada kaki sekaligus meningkatkan kenyamanan saat digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Sebagai alternatif, lansia dapat mempertimbangkan jenis sandal lain yang memiliki sol lebih tebal dan tali yang dapat disesuaikan. Dengan pemilihan yang tepat serta penggunaan yang bijak, risiko cedera dapat diminimalkan dan kenyamanan tetap terjaga dalam beraktivitas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....