Do'a agar Keluarga dan Anak Terjaga dari Perbuatan Zina
- 22 Apr 2026 09:47 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Zina merupakan salah satu perbuatan yang sangat dilarang dalam Islam. Tidak hanya merusak moral individu, tetapi juga menghancurkan tatanan keluarga dan masyarakat. Karena itu, Islam tidak hanya melarang zina, tetapi juga segala hal yang mendekatinya. Dalam upaya menjaga diri dan keluarga dari perbuatan tersebut, terdapat sebuah doa yang diajarkan langsung oleh Nabi Muhammad SAW.
Kisah di Balik Doa
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ahmad bin Hanbal dan juga disebutkan oleh At-Tirmidzi, diceritakan bahwa seorang pemuda pernah datang kepada Nabi dan meminta izin untuk berzina. Permintaan ini tentu mengejutkan para sahabat, hingga mereka menegurnya dengan keras.
Namun, Nabi tidak langsung memarahinya. Dengan penuh hikmah, beliau mengajak pemuda itu berdialog. Nabi bertanya apakah ia rela jika perbuatan tersebut dilakukan kepada ibu, anak perempuan, atau saudarinya. Pemuda itu pun menjawab tidak. Dari dialog ini, Nabi menanamkan kesadaran bahwa zina bukan hanya dosa pribadi, tetapi juga menyakiti orang lain.
Setelah itu, Nabi meletakkan tangannya di dada pemuda tersebut dan memanjatkan doa:
اللهم اغفر ذنبه وطهر قلبه وحصّن فرجه
Allāhummaghfir dzanbahu, wa ṭahhir qalbahu, wa ḥaṣṣin farjahu. Artinya: “Ya Allah, ampunilah dosanya, bersihkan hatinya, dan jagalah kehormatannya.” Sejak saat itu, pemuda tersebut tidak lagi tertarik kepada perbuatan zina.
Doa ini singkat, namun memiliki makna yang sangat dalam:
1. Ampunan dosa (اغفر ذنبه)
Zina sering diawali oleh dosa-dosa kecil. Dengan ampunan Allah, hati menjadi lebih ringan dan bersih.
2. Penyucian hati (وطهر قلبه)
Hati adalah sumber keinginan. Jika hati bersih, maka kecenderungan kepada maksiat akan berkurang.
3. Penjagaan kehormatan (وحصّن فرجه)
Ini adalah inti perlindungan dari zina, yaitu menjaga diri dari perbuatan yang dilarang.
Mengamalkan untuk Diri dan Anak
Doa ini tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga sangat baik dibaca oleh orang tua untuk anak-anaknya. Caranya mudah, cukup menyesuaikan lafaznya: “Allāhummaghfir dzanba waladī, wa ṭahhir qalbahu, wa ḥaṣṣin farjahu.” (Ya Allah, ampunilah dosa anakku, bersihkan hatinya, dan jagalah kehormatannya), atau cukup dibaca dengan niat dalam hati untuk anak.
Ikhtiar Selain Doa
Selain berdoa, penting juga melakukan usaha nyata memberikan pendidikan agama sejak dini kepada anak, menjaga lingkungan pergaulannya dan membiasakan ibadah dan rasa malu (haya’) serta yang terpenting di zaman serba digital ini adalah mengawasi penggunaan media dan pergaulan digital.
Doa ini menunjukkan betapa lembut dan bijaksananya cara Nabi dalam membimbing umatnya. Tidak dengan kemarahan, tetapi dengan pendekatan hati dan doa. Ini menjadi pelajaran penting bagi orang tua dan pendidik dalam menjaga generasi dari kerusakan moral. Dengan mengamalkan doa ini secara rutin, disertai usaha yang sungguh-sungguh, insyaAllah diri dan keluarga akan lebih terjaga dari perbuatan zina dan segala yang mendekatinya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....