Zakat Memiliki Dimensi Sosial yang Luas
- 21 Apr 2026 10:54 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe : Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang diwajibkan bagi setiap umat muslim yang telah memenuhi syarat, lebih dari sekadar kewajiban ibadah zakat memiliki dimensi sosial yang luas, karena didalamnya terkandung nilai keadilan serta kepedulian terhadap sesama demikian disampaikan seorang tokoh agama di Kota Lhokseumawe Ustadz Abdurrahman Yusuf.
“Zakat adalah syariat Allah yang dirancang untuk menciptakan keseimbangan sosial dan pemerataan kesejahteraan, dengan menunaikan zakat, harta yang dimiliki seorang muslim tidak hanya bermanfaat untuk dirinya sendiri tetapi juga membantu meringankan beban kaum fakir miskin dan bagi umat yang membutuhkan”, jelas Ustadz Abdurrahman Yusuf.
“Selain itu zakat menjadi instrumen dalam memperkuat solidaritas sosial, umat yang memiliki kelebihan harta dituntun untuk menyalurkan sebagian rezekinya sehingga jurang kesenjangan antara si kaya dan si miskin dapat diminimalisir”, urainya.
Ustadz Abdurrahman Yusuf dalam berbagai kesempatan juga menekankan bahwa zakat adalah bentuk nyata dari kasih sayang Allah kepada umat-Nya, syariat ini bukan hanya menekankan aspek ketaatan, tetapi juga membangun masyarakat yang adil, Sejahtera, dan saling peduli.
Dalam konteks Pembangunan, zakat juga berperan sebagai instrumen ekonomi, dana zakat yang dikelola dengan baik dapat mendukung program pengentasan kemiskinan, pemberdayaan Masyarakat, hingga peningkatan kesejahteraan umat.
“Dengan demikian amalan zakat bukan hanya ibadah personal melainkan syariat Allah yang memiliki nilai keadilan sosial, membangun solidaritas, serta menjadi jalan menuju masyarakat yang makmur dan diridhai Allah Subhanahu Wa Ta’ala”, tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....