Ibadah Kurban: Manifestasi Nyata Bukti Ketakwaan Kepada Allah

  • 19 Apr 2026 19:52 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Kurban bukan sekedar ritual tahunan menyembelih hewan ternak, melainkan sebuah bentuk pengabdian tertinggi seorang hamba kepada Sang Pencipta. Ibadah ini merupakan napas ketundukan yang menghidupkan kembali memori ketaatan Nabi Ibrahim dan keikhlasan Nabi Ismail. Dengan meniatkan kurban semata-mata karena-Nya, kita sedang berupaya melepaskan keterikatan hati pada harta duniawi dan menggantinya dengan kecintaan yang utuh kepada Allah SWT.

Ustadz Saifuddin, LC., MH dalam sebuah kajian menjelang magrib di Pro1 RRI Lhokseumawe pada acara Tausiyah sore Minggu, 19 April 2026 menyampaikan, bahwa Hakikat dari penyembelihan ini bukanlah tentang seberapa besar ukuran hewan yang dikurbankan atau seberapa banyak daging yang dibagikan. Allah SWT secara tegas mengingatkan bahwa bukan daging atau darahnya yang akan sampai kepada-Nya, melainkan nilai ketakwaan yang tertanam di dalam dada orang yang berkurban. Kurban menjadi cermin kejujuran iman, tentang sejauh mana kita bersedia mengorbankan ego dan kepentingan pribadi demi menjalankan perintah yang mulia ini.

Selain dimensi spiritual, kurban juga menjadi ekspresi ketakwaan sosial yang mampu merekatkan hubungan antar sesama manusia. Melalui distribusi daging kurban, sekat-sekat ekonomi antara si kaya dan si miskin sejenak runtuh, berganti dengan rasa syukur dan kebahagiaan yang merata. Inilah bukti bahwa ketakwaan yang benar tidak hanya membangun hubungan vertikal yang harmonis dengan Tuhan, tetapi juga menebar manfaat horizontal bagi lingkungan di sekitar kita.

Oleh karena itu, marilah kita jadikan kesempatan berkurban kali ini sebagai momentum untuk mempertajam kepedulian dan memperkokoh identitas sebagai hamba yang bertakwa. Jangan biarkan kemampuan yang kita miliki berlalu tanpa makna tanpa meninggalkan jejak kebaikan. Dengan berkurban, kita tidak hanya menunaikan kewajiban agama, tetapi juga sedang menuliskan bukti nyata bahwa ketakwaan kita adalah sebuah tindakan nyata, bukan sekadar janji di lisan saja.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....