Meneladani Anjuran Rasulullah SAW dalam Kehidupan Sehari-hari
- 17 Apr 2026 16:33 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe-Dalam kehidupan sehari-hari, Rasulullah SAW telah memberikan banyak anjuran yang menjadi pedoman bagi umat Islam agar hidup lebih baik, terarah, dan penuh keberkahan.
Dalam Khotbah Jumat di masjid Baiturrahman kota Lhokseumawe, 17 April 2026, Ustadz Abdurrahman Yusuf menyampaikan bahwa salah satu pesan utama beliau adalah agar umatnya menjauhi segala sesuatu yang diharamkan oleh Allah SWT. Hal ini mencakup berbagai aspek kehidupan, mulai dari makanan dan minuman seperti khamar, daging babi, hingga segala sesuatu yang diperoleh dari cara yang zalim atau merugikan orang lain. Rasulullah SAW mengingatkan bahwa tidak akan masuk surga daging yang tumbuh dari sesuatu yang haram, sehingga penting bagi setiap Muslim untuk menjaga kehalalan dalam setiap aspek kehidupannya.
Beliau juga tegas menjelaskan perihal ajaran Islam juga menekankan pentingnya menjaga diri dan keluarga dari hal-hal yang diharamkan. Dalam kandungan Surah An-Nisa ayat 36, umat Islam diperintahkan untuk beribadah kepada Allah dan berbuat baik kepada sesama, termasuk orang tua, kerabat, hingga tetangga. Rasulullah SAW juga mengajarkan bahwa sebaik-baik sahabat adalah mereka yang paling baik terhadap sahabatnya. Ini menunjukkan bahwa hubungan sosial yang harmonis dan penuh kasih sayang merupakan bagian penting dari ajaran Islam yang harus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat.
Tidak hanya itu, dalam Surah At-Taubah ayat 71 juga dijelaskan bahwa orang-orang beriman, baik laki-laki maupun perempuan, adalah penolong bagi satu sama lain dalam kebaikan. Rasulullah SAW memperkuat pesan ini dengan anjuran untuk selalu berbuat baik kepada tetangga dan lingkungan sekitar. Sikap saling membantu, peduli, dan menjaga hubungan baik menjadi ciri khas seorang Muslim yang mengamalkan ajaran Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Terakhir Ustad Abdurrahman Yusuf menyampaikan Rasulullah SAW juga mengingatkan tentang nilai amal dan sikap dalam kehidupan akhirat. Beliau menyebutkan bahwa ada orang yang memiliki banyak amal, namun rendah kedudukannya di surga karena sikapnya yang kurang baik, seperti terlalu banyak tertawa tanpa makna. Di sisi lain, beliau juga menekankan agar umatnya tidak meremehkan kebaikan sekecil apapun, termasuk memberikan senyuman kepada saudara. Hal sederhana ini memiliki nilai besar di sisi Allah, sehingga setiap Muslim dianjurkan untuk selalu berbuat baik, sekecil apapun, sebagai bekal menuju kehidupan yang lebih mulia di akhirat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....