Islamic Relief dan Baitul Mal Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Miskin
- 16 Apr 2026 09:04 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Islamic Relief Indonesia bersama Baitul Mal Kota Lhokseumawe terus memperkuat komitmen dalam pengentasan kemiskinan ekstrem melalui peluncuran Program Pemberdayaan Ekonomi MEMPHIS-PGA, Rabu 15 April 2026.
Program tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Ekonomi Produktif sebagai dasar pelaksanaan kegiatan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat miskin secara berkelanjutan.
MEMPHIS merupakan singkatan dari Make Extreme Poverty History Through Poor Graduation Approach, sebuah pendekatan terintegrasi yang dirancang untuk membantu masyarakat keluar dari kondisi kemiskinan melalui tahapan yang sistematis.
Ketua Baitul Mal Kota Lhokseumawe, Damanhur Abbas, menyampaikan bahwa program ini mengedepankan pemberdayaan, bukan sekadar penyaluran bantuan. Menurutnya, masyarakat akan didampingi agar mampu mengembangkan usaha dan meningkatkan taraf hidupnya.
Dalam kesempatan itu, Baitul Mal juga memaparkan capaian program selama satu tahun terakhir sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat yang telah disalurkan kepada para mustahik.
Sementara itu, CEO Islamic Relief Indonesia, Nanang Subana Dirja, menegaskan bahwa program MEMPHIS-PGA merupakan investasi jangka panjang dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa pendekatan graduasi yang digunakan mencakup peningkatan kapasitas, akses terhadap peluang usaha, serta pendampingan intensif agar penerima manfaat mampu mandiri secara ekonomi.
Dukungan terhadap program ini juga datang dari berbagai pihak, termasuk unsur Board of Trustees Islamic Relief Indonesia. Dengan sinergi lintas sektor, program ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam menekan angka kemiskinan ekstrem di Lhokseumawe.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....