Kebiasaan Menyendiri : Lumrah atau Perubahan kepribadian ?

  • 14 Apr 2026 20:53 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Allah menciptakan ummatNya dengan berbagai macam karakteristik. Hal tersebut cepat atau lambat sering terbawa hingga dewasa. Namun, apakah kebiasaan menyendiri di kalangan orang dewasa yang semakin sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari menjadi hal yang lumrah ?

Ya, meski tidak semua, namun ada banyak individu memilih menghabiskan waktu sendiri setelah disibukkan oleh pekerjaan dan tanggung jawab, baik untuk beristirahat, menikmati hobi, maupun sekadar menenangkan pikiran. Fenomena ini pun memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat, apakah kebiasaan tersebut merupakan hal yang wajar atau justru tanda adanya perubahan dalam kepribadian seseorang.

Sebagian orang beranggapan bahwa kecenderungan menyendiri berkaitan erat dengan sifat introvert. Selain itu, faktor usia juga disebut berpengaruh, di mana individu yang semakin dewasa cenderung lebih selektif dalam bergaul dan mengurangi interaksi yang dianggap tidak perlu. Pengalaman hidup, tekanan pekerjaan, serta perubahan prioritas juga turut membentuk kebiasaan ini, sehingga waktu sendiri menjadi lebih berharga dibandingkan sebelumnya.

Menanggapi hal tersebut, psikolog klinis Ratih Ibrahim menjelaskan bahwa kebiasaan menyendiri pada orang dewasa merupakan hal yang wajar dan tidak selalu menunjukkan perubahan ke arah introvert. “Setiap orang, baik introvert maupun ekstrovert, tetap membutuhkan waktu sendiri untuk memulihkan energi dan menjaga keseimbangan emosional. Ini adalah bagian dari kebutuhan psikologis yang sehat,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa seiring bertambahnya usia, seseorang biasanya lebih memahami batasan diri dan lebih bijak dalam memilih interaksi sosial.

Yang kembali untuk terus kita ingat, bahwa sebagai psikologis klinis, Ratih mengingatkan bahwa kebiasaan menyendiri tetap perlu diimbangi dengan interaksi sosial yang cukup. Jika terlalu berlebihan hingga menghindari hubungan dengan orang lain, hal tersebut bisa berdampak pada kesehatan mental. Oleh karena itu, menjaga keseimbangan antara waktu sendiri dan bersosialisasi menjadi kunci penting agar individu tetap dapat menjalani kehidupan yang sehat dan harmonis di usia dewasa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....