Petani di Aceh Utara Meninggal Dunia Tersambar Petir dan Seorang Bocah Terluka

  • 13 Apr 2026 23:12 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID Aceh Utara - Seorang petani asal Dusun Kareung, Gampong Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, bernama Zakaria (51) meninggal dunia akibat tersambar petir saat hujan deras disertai angin kencang pada Senin 13 April 2026 sekitar pukul 14.50 WIB.

Selain korban meninggal, seorang bocah bernama Khalis Multazam (9), pelajar desa setempat mengalami luka akibat tersambar petir dan terpaksa harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum (RSU)Cut Meutia Lhokseumawe untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto, S.H., M.H., melalui Kapolsek Langkahan Iptu Edi Munandar menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi saat dilanda hujan deras disertai petir dan angin kencang.

“Petir pertama kali menghantam meteran listrik milik salah satu warga atas nama Rusli yang mengeluarkan suara ledakan. Tak lama kemudian Salmina datang ke rumahnya meminta pertolongan karena suaminya telah tersambar petir di dalam rumah,” jelas Iptu Edi Munandar.

Mendengar hal tersebut, Rusli langsung menuju rumah korban Zakaria untuk memberikan pertolongan. Saat tiba di lokasi, korban ditemukan dalam kondisi terlentang di bagian dapur rumah. Pada saat bersamaan Majidah, juga meminta pertolongan karena anaknya, Khalis Multazam, turut tersambar petir.

"Diketahui rumah korban Khalis berada berdekatan dengan rumah korban Zakaria., kemudian kedua korban langsung dibawa ke Puskesmas Langkahan untuk mendapatkan pertolongan medis. Setibanya di puskesmas, Zakaria dinyatakan meninggal dunia,"Kata Iptu Edi.

Selanjutnya,kata Kapolsek setelah mendapat penanganan awal kemudian korban Khalis dirujuk ke RSU Cut Meutia, untuk penanganan lebih lanjut. Sedangkan jenazah korban Zakaria telah dipulangkan ke rumah duka untuk dimakamkan.

"Atas kejadian itu Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat terjadi hujan deras disertai petir, terutama dengan menghindari penggunaan peralatan listrik serta mencari tempat yang aman guna mencegah kejadian serupa terulang kembali."imbaunya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....