Bayi Hidrosefalus Asal Bireuen Gagal Operasi Haji Uma Turun Tangan

  • 10 Apr 2026 18:46 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID. Lhokseumawe — Nasib memilukan dialami Ashadia Inara, bayi perempuan berusia 27 hari, yang menderita hidrosefalus sejak lahir, namun sempat gagal menjalani operasi karena keterbatasan biaya.

Anak Suryadi (43) dan Marlina (39) asal Gampong Mata Mamplam, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, yang kondisi ekonomi sulit itu tidak memiliki ongkos untuk berangkat ke Rumah Sakit Umum (RSU) Zainoel Abidin Banda Aceh.

Akhirnya pasangan tersebut lega setelah anggota DPD RI asal Aceh, H Sudirman Haji Uma, menanggung biaya keberangkatan dan pendamping selama di rumah sakit,

Haji Uma menyebutkan, setelah menerima informasi terkait kondisi dan masalah tersebut, langsung melakukan koordinasi dengan Liaison Officer (LO di Kabupaten Bireuen, Nazaruddin atau yang akrab disapa Abu Saba.

“Kita langsung memberangkatkan pasien ke Banda Aceh untuk mendapatkan penanganan di RSUD dr. Zainoel Abidin, kita akan memberikan perhatian khusus terhadap kondisi bayi ini karena sangat memprihatinkan. Keluarganya juga tergolong kurang mampu, sehingga membutuhkan bantuan untuk penanganan medis,” , “kata Haji Uma, Jumat 10 April 2026.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus memantau perkembangan kondisi pasien selama menjalani perawatan di RSUDZA Banda Aceh. “Kami berupaya semaksimal mungkin, agar ananda Ashadia Inara dapat segera ditangani dengan baik. Semoga Allah SWT memberikan kesembuhan,” kata Haji Uma.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....