Pengamat Desak Satgas Rehab-Rekon Buka Kontak Pengaduan Masyarakat
- 10 Apr 2026 18:31 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Pengamat Komunikasi Politik, Universitas Malikussaleh (Unimal) Provinsi Aceh, Masriadi Sambo, mendesak Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi- Rekontruksi (rehab-rekon) Sumatera di Aceh, untuk membuka layanan aduan bagi penyintas banjir.
Pasalnya, selama lima bulan pasca bencana banjir banyak terjadi persoalan yang dihadapi penyintas banjir, Sehingga penyintas banjir bingung ingin melaporkan kemana masalah yang terjadi di desa mereka.
Manurut Masriadi, Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekontruksi diibawah Safrizal, kesannya tak punya kinerja, maka sudah sebaiknya dibuka layanan aduan, sehingga masyarakat mengatahui kemana akan melapor.
“Layanan pengaduan sangat dibutuhkan untuk memonitoring permasalahan pascabencana banjir dilapangan, sehingga bisa memantau berbagai persoalan di lapangan secara objektif, bukan sekadar laporan yang bersifat formalitas .”jelasnya. Jumat, 10 April 2026.
Masriadi juga menyarankan kepada Safrizal sebagai perpanjangan tangan Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi- Rekontruksi Tito Karnavian, untuk rajin turun ke daerah mengecek perkembangan lapangan dan progres pembangunan pascabencana.
“Kalau laporan untuk membuat atasan senang, tentu akan merusak citra Presiden Prabowo subianto, Misalnya dalam kasus 100 persen listrik menyala di Aceh dan 100 persen tidak ada lagi pengungsi di tendaNamun Faktanya masih ada pengungsi di tenda,”jelasnya,
Selain itu, ia juga menyarankan Satgas bisa merekrut tenaga kerja tambahan untuk memudahkan kinerja lembaga itu. Sejauh ini, Satgas hanya menggunakan tenaga kerja yang tersedia di lembaga pemerintah. Sehingga tidak ada bidang monitoring dan keluhan untuk memastikan kebutuhan pengungsi terpenuhi.
“Sudah lima bulan pascabencana, uang triliunan sudah dikucurkan. Namun rakyat masih mengeluh, misalnya huntara bocor, itu dilaporkan kemana, bagaimana tanggungjawab pekerjaannya dan lain sebagainya,” pungkas Masriadi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....