Bupati Bireuen Tegaskan Komitmen Penanganan Pasca Banjir
- 06 Apr 2026 16:31 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Bireun - Pemerintah Kabupaten Bireuen menegaskan komitmennya dalam menangani dampak bencana banjir yang terjadi pada akhir tahun 2025 lalu. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Bireuen, H. Mukhlis saat menemui ratusan pendemo di halaman kantor pusat pemerintahan setempat, Senin 6 Maret 2026.
Di hadapan para pengunjuk rasa, Bupati menyampaikan bahwa sejak hari pertama bencana terjadi, pemerintah daerah terus bekerja tanpa henti untuk membantu masyarakat terdampak. Ia juga menyampaikan rasa simpati kepada para korban yang hingga kini masih merasakan dampak bencana.
Bupati menjelaskan bahwa dalam penanganan bencana, pemerintah daerah berperan sebagai fasilitator. Sementara proses utama seperti verifikasi data hingga penyaluran bantuan berada di bawah kewenangan pemerintah pusat.
Menurutnya, data korban bencana dikumpulkan secara berjenjang mulai dari tingkat desa, kemudian diteruskan ke kecamatan, hingga ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan selanjutnya ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana.
Saat ini, sejumlah bantuan telah mulai disalurkan kepada masyarakat terdampak. Di antaranya Dana Tunggu Hunian tahap pertama, bantuan stimulan perumahan yang masih dalam proses, serta jatah hidup yang juga mulai dicairkan.
Bupati juga memastikan bahwa bagi korban yang belum memenuhi syarat pada tahap verifikasi pertama, akan dilakukan verifikasi ulang pada tahap kedua. Begitu pula bagi masyarakat yang belum terdata, akan dimasukkan dalam pendataan berikutnya.
Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan meninggalkan masyarakat yang terdampak bencana. Pemerintah, kata dia, akan terus hadir dan bekerja untuk kepentingan rakyat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengimbau masyarakat untuk tetap mengikuti mekanisme yang berlaku dalam memperjuangkan hak-haknya, agar proses penyaluran bantuan dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran.
Setelah melakukan dialog dengan para pendemo, kegiatan aksi berakhir dengan tertib dan para peserta membubarkan diri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....