Arus Balik Lebaran Lebih Padat, Kepulangan Serentak Jadi Penyebab
- 29 Mar 2026 20:34 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Jakarta – Arus balik Lebaran 2026 diperkirakan lebih padat dibandingkan arus mudik. Kepadatan ini dipicu oleh pola kepulangan masyarakat yang cenderung berlangsung secara bersamaan menjelang berakhirnya masa libur Idulfitri.
Berdasarkan pemantauan Korlantas Polri, volume kendaraan yang mengarah ke kota-kota besar mulai meningkat signifikan, terutama di jalur tol dan jalan nasional yang menjadi rute utama arus balik.
Pihak Kementerian Perhubungan Republik Indonesia menjelaskan bahwa arus balik memiliki karakter berbeda dengan arus mudik. Jika mudik berlangsung lebih fleksibel dalam beberapa hari, arus balik justru terpusat dalam waktu singkat.
“Arus balik biasanya lebih terkonsentrasi karena mayoritas masyarakat kembali bekerja pada waktu yang hampir bersamaan,” demikian keterangan resmi Kementerian Perhubungan.
Selain faktor waktu, kepadatan juga dipengaruhi kebiasaan pemudik yang menunda perjalanan hingga hari terakhir libur. Hal ini menyebabkan lonjakan kendaraan secara bersamaan dalam periode singkat.
Dari sisi ilmiah, pola perjalanan massal dalam waktu terbatas dapat meningkatkan volume lalu lintas secara signifikan. Dalam kajian Transportasi, kondisi ini dikenal sebagai peak flow concentration, yakni penumpukan arus kendaraan dalam satu waktu yang berpotensi memicu kemacetan panjang.
Untuk mengantisipasi kepadatan, aparat bersama Korlantas Polri telah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas seperti sistem one way dan contraflow di titik-titik rawan kemacetan.
Masyarakat diimbau untuk mengatur waktu perjalanan secara lebih fleksibel, menghindari puncak arus balik, serta memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima demi keselamatan selama perjalanan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....