Titik Panas Meningkat di Aceh, Waspada Cuaca Panas Ekstrem
- 25 Mar 2026 21:02 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat peningkatan signifikan jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Aceh. Hingga Rabu, 25 Maret 2026, jumlah hotspot terpantau mencapai 36 titik yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota.
Forecaster BMKG Malikussaleh Aceh Utara, Febrianto Simanjuntak, melaporkan bahwa lonjakan titik panas ini terjadi dalam kurun waktu singkat. “Kemarin masih 12 titik, kini meningkat menjadi 18 titik di wilayah pantauan kami,” ujarnya dalam program Info Cuaca RRI Pro 1 Lhokseumawe.
Dari total 36 titik panas di seluruh Aceh, sebanyak 18 titik berada di wilayah layanan BMKG Malikussaleh. Area yang terdampak meliputi Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Utara, Aceh Timur, dan Bener Meriah.
Kondisi cuaca di Aceh saat ini didominasi suhu udara berkisar antara 24 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembaban udara berkisar hanya 60 persen. Cuaca panas ini berlangsung sejak pagi, sore, hingga malam hari, dan diperkirakan masih berlanjut pada esok hari seiring musim kemarau.
Sementara itu, tinggi gelombang laut terpantau relatif rendah, yakni antara 0,1 hingga 0,8 meter di wilayah pesisir hingga 20 kilometer lepas pantai. Kecepatan angin berkisar 8 hingga 32 kilometer per jam, baik di darat maupun di laut. Kondisi tersebut dinilai masih aman dan kondusif bagi aktivitas nelayan maupun pelayaran.
Meski demikian, masyarakat tetap diminta untuk waspada terhadap dampak cuaca panas yang dapat memicu kebakaran di pemukiman, lahan maupun hutan. Warga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membakar sampah sembarangan, dan tidak membuang puntung rokok demi mencegah kebakaran.
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan cukup hidrasi, menghindari paparan langsung sinar ultraviolet, serta menggunakan pelindung seperti topi dan tabir surya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....