Nino Godzilla Ancam Cuaca Ekstrem Indonesia 2026

  • 25 Mar 2026 07:09 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Fenomena iklim global kembali menjadi sorotan setelah para peneliti memprediksi kemunculan El Nino berkekuatan besar yang dijuluki “Godzilla” pada tahun 2026. Peristiwa ini diperkirakan akan membawa perubahan signifikan terhadap pola cuaca di Indonesia, terutama dalam hal curah hujan dan suhu udara.

Kondisi tersebut ditandai dengan perubahan suhu permukaan laut di wilayah perairan Indonesia, khususnya di sekitar Sumatra dan Jawa. Penurunan suhu laut ini berdampak pada berkurangnya pembentukan awan hujan, sehingga potensi hujan di sejumlah daerah ikut menurun.

Berdasarkan proyeksi lembaga riset iklim nasional, fenomena ini diprediksi mulai berkembang pada April dan berlanjut hingga Oktober 2026. Rentang waktu tersebut menjadi periode yang sangat penting karena bertepatan dengan musim kemarau di Indonesia.

Dampak El Nino tidak akan dirasakan secara merata di seluruh wilayah. Daerah bagian selatan Indonesia, seperti Jawa hingga Nusa Tenggara Timur, diperkirakan akan mengalami kondisi kering lebih awal dibanding wilayah lainnya.

Sementara itu, kawasan timur Indonesia seperti Sulawesi dan Maluku justru masih berpeluang menerima curah hujan yang relatif tinggi. Perbedaan ini menunjukkan bahwa dampak El Nino dapat bervariasi tergantung pada kondisi geografis masing-masing wilayah.

Salah satu dampak yang paling dikhawatirkan adalah meningkatnya risiko kekeringan, terutama di daerah lumbung pangan nasional. Penurunan curah hujan dapat mengganggu sektor pertanian dan berpotensi memengaruhi ketersediaan pangan.

Selain itu, ancaman kebakaran hutan dan lahan juga diprediksi meningkat, khususnya di wilayah Sumatra dan Kalimantan. Di sisi lain, wilayah yang masih memiliki intensitas hujan tinggi tetap harus waspada terhadap potensi banjir yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....