BMKG Malikussaleh : Nelayan Aman Melaut namun Waspada Karhutlah
- 17 Mar 2026 12:23 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Dalam siaran pagi Pro 1 RRI Lhokseumawe pukul 08.00 WIB, Prakirawan BMKG Malikussaleh, Febrianto, menyampaikan prakiraan cuaca untuk wilayah Aceh edisi Selasa, 17 Maret 2026. Kondisi cuaca sepanjang pagi hingga sore hari diprediksi akan didominasi oleh langit cerah berawan dengan tingkat kelembaban udara mencapai 60 persen. Terdapat perbedaan suhu yang cukup signifikan antar wilayah, di mana Kabupaten Bener Meriah terasa sejuk dengan suhu berkisar 16-24 derajat Celcius, sementara wilayah Lhokseumawe, Aceh Utara, hingga Aceh Timur cenderung panas dengan suhu maksimal mencapai 32 derajat Celcius.
Kondisi angin di daratan terpantau bertiup dari arah Selatan dengan kecepatan 4 hingga 10 km per jam. Sementara itu, bagi para nelayan dan pelaku transportasi laut, situasi perairan dinilai masih cukup kondusif. Di kawasan lepas pantai sejauh 20 km, kecepatan angin berkisar antara 16 hingga 30 km per jam dengan ketinggian gelombang yang relatif rendah, yakni 0,1 hingga 0,7 meter. Dengan parameter tersebut, BMKG menyatakan kondisi perairan saat ini tergolong aman untuk aktivitas melaut.
Namun, di balik cuaca yang bersahabat untuk aktivitas laut, pantauan satelit BMKG Malikussaleh menunjukkan peringatan serius terkait potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah) Terdeteksi sebanyak 34 titik panas yang tersebar di wilayah Aceh, dengan 6 titik di antaranya terkonsentrasi di wilayah Lhokseumawe dan Aceh Utara. Banyaknya titik panas ini menjadi sinyal waspada bagi masyarakat mengingat kondisi cuaca yang kering dan dominan cerah.
Menyikapi temuan titik panas tersebut, Febrianto menghimbau keras agar masyarakat tidak membuang puntung rokok sembarangan dan tidak meninggalkan lokasi saat sedang membakar sampah. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sengaja dengan alasan pembukaan lahan pertanian baru. Langkah preventif ini sangat krusial dilakukan karena kelalaian kecil di tengah cuaca panas dapat memicu kebakaran besar yang merugikan lingkungan serta kesehatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....