Harapan Penyediaan Panti Pijat Tunanetra di Kota Lhokseumawe
- 16 Mar 2026 16:40 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Program Halo RRI di Pro 1 RRI Lhokseumawe 89,3 MHz edisi Senin, 16 Maret 2026, menjadi wadah bagi warga Desa Kandang bernama Nurib untuk menyuarakan aspirasinya. Dalam sesi interaktif pukul 09.00 WIB tersebut, Nurib menyampaikan permohonan kepada Pemerintah Kota, khususnya Dinas Sosial, agar disediakan tempat atau panti pijat khusus bagi penyandang tunanetra. Langkah ini dianggap krusial sebagai solusi kemandirian ekonomi bagi mereka yang memiliki keterbatasan fisik namun memiliki keahlian memijat untuk menyambung hidup.

Nurib mengungkapkan keresahannya mengenai persaingan kerja yang tidak seimbang antara tunanetra dengan masyarakat umum di sektor jasa pijat panggilan. Menurutnya, tanpa adanya panti pijat tetap, para tunanetra kerap kalah cepat merespons pelanggan dibandingkan mereka yang memiliki mobilitas normal. Ia berharap pemerintah bisa memfasilitasi tempat di mana pelanggan, yang diawali dari aparatur dinas sebagai "pelanggan pancingan," bisa langsung mendatangi lokasi panti untuk mendapatkan jasa tersebut secara profesional.
"Kami berharap pemerintah menyediakan tempat panti pijat khusus, karena jika sistem panggilan, kami selalu kalah cepat dengan orang normal yang bisa langsung datang saat dihubungi pelanggan," Ungkap Nurib, Warga Desa Kandang.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang di Dinas Sosial Kota Lhokseumawe, Musliadi, menjelaskan bahwa pengadaan panti pijat memerlukan prosedur administrasi yang resmi. Ia menekankan bahwa masyarakat perlu mengajukan surat permohonan atau proposal yang dilengkapi dengan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), surat keterangan tunanetra, serta ketersediaan lahan untuk pembangunan. Musliadi menegaskan bahwa meskipun anggaran tahun ini belum tersedia untuk proyek fisik tersebut, masukan ini akan menjadi catatan prioritas bagi program pemerintah di masa mendatang.
Dinas Sosial menyatakan komitmennya dalam memperhatikan kelompok rentan sebagai prioritas utama, namun tetap meminta kesabaran dari masyarakat mengingat adanya kendala anggaran saat ini. Pihak dinas mendorong agar warga mulai melengkapi persyaratan yang diperlukan agar saat peluang pendanaan muncul, usulan tersebut sudah siap secara administratif. Musliadi juga memberikan lampu hijau bagi penyiar untuk memberikan nomor kontak pribadinya kepada Nurib guna memudahkan jalur komunikasi dan konsultasi lebih lanjut terkait mekanisme bantuan ini.
" Untuk tahun ini anggaran memang tidak ada, tapi ini jadi perhatian khusus dan prioritas kami. Silakan lengkapi proposal, SKTM, dan info ketersediaan lahan agar komunikasi kita lebih mudah ke depannya" Jelas Musliadi, Kabid Dinas Sosial Lhokseumawe.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....