DPW Aceh Lantik DPK Tani Merdeka Aceh Utara
- 10 Mar 2026 22:06 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Aceh Utara - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh, Cut Muhammad, melantik dan mengambil sumpah 14 pengurus Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) Tani Merdeka Indonesia dalam kabupaten Aceh Utara, di Mitra Hotel, Lhoksrukon, Selasa, 10 Maret 2026.
Pengurus DPK Tani Merdeka Aceh Utara yang dilantik tersebar di 14 dari 27 Kecamatan meliputi Kecamatan Tanah Pasir, Lapang Syamtalira Aron, Syamtalira Bayu, Meurah Mulia, Nibong, Tanah Luas, Cot Girek, Paya Bakong, Pirak Timu, Baktya Barat, Matang Kuli, Lhoksukon dan Nisam.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua DPW Tani Merdeka Aceh, Cut Muhammad, Ketua DPD Tani Merdeka Aceh Utara, H . Abdul Muthalib (Taliban), Sekretaris DPD, Asnawi dan Bendahara, Herman.
Selain itu turut hadir, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Aceh Utara, Erwandi, anggota DPRK, Tgk Mawardi, Muhamad Rijal, penyuluh Pertanian, dan sejumlah undangan lainnya, Usai dilantik dilanjutkan dengan penyerahan bendera Tani Merdeka Indonesia oleh Cut Muhammad kepada perwakilan DPK , kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama.
Ketua DPW Tani Merdeka Provinsi Aceh, Cut Muhammad mengatakan pelantikan ini bertujuan memperkuat struktur organisasi untuk mendukung program ketahanan pangan dan menyentuh langsung kebutuhan petani di tingkat desa.
“DPK adalah ujung tombak kerja organisasi, dan harus memastikan program ketahanan pangan benar-benar menyentuh petani di tingkat desa, sesuai dengan visi misi Prabowo Subianto."kata Cut Muhammad.
Sementara Ketua DPD Tani Merdeka Aceh Utara H Abdul Muthaleb (Taliban) menyebutkan pelantikan ini bukan sekadar acara formal, tetapi bagian dari upaya konsolidasi organisasi.
"Pengurus kecamatan yang telah di Lantik untuk serius dalam dalam bekerja dan mampu mengawal program pertanian yang berdampak langsung bagi petani Aceh Utara, sedangkan sisa pengurus di 13 kecamatan rencana akan dilantik setelah lebaran nantinya, "jelasnya
Sementara anggota DPRK Aceh Utara Tgk Mawardi mengharapkan Tani Merdeka dapat menjadi corong untuk menyampaikan informasi dan aspirasi petani kepada pemerintah.
"Aceh Utara butuh sarana prasarana irigasi dan juga butuh hal-hal yang lain. Ini menjadi tugas kita bersama untuk menyelesaikannya, maka perlu ada kolaborasi kerja antara Tani Merdeka dengan pemerintah untuk meningkatkan sektor pertanian"pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....