BMKG Ingatkan Potensi Karhutla dan Gelombang Tinggi di Wilayah Aceh

  • 10 Mar 2026 17:21 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Malikussaleh Aceh Utara mengeluarkan prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Lhokseumawe dan sekitarnya pada Selasa, 10 Maret 2026. Dalam siaran info cuaca di Pro 1 RRI Lhokseumawe 89,3 MHz, prakirawan Hesti Fauziah melaporkan bahwa kondisi cuaca mulai sore hingga malam hari diprediksi cukup variatif. Suhu udara pada sore hari mencapai 30°C dan diperkirakan menurun hingga 25°C pada malam hari dengan tingkat kelembapan yang meningkat tajam dari 71% menjadi 93%.

Meskipun cuaca di wilayah Lhokseumawe, Bireuen, dan Bener Meriah diprediksi hanya berawan, BMKG memberikan peringatan dini untuk wilayah Aceh Utara, Aceh Timur, dan Kota Langsa. Wilayah-wilayah tersebut diprediksi akan mengalami hujan ringan hingga potensi hujan menjelang malam hari. Angin yang bertiup dari arah Timur Laut dengan kecepatan 4 hingga 12 km/jam juga turut mempengaruhi pergerakan awan dan kondisi suhu di sebagian besar pesisir timur Aceh.

Terkait kondisi suhu panas yang cukup tinggi, BMKG mendeteksi keberadaan sejumlah titik panas (hotspot) yang patut diwaspadai. Terpantau ada dua titik panas di Kecamatan Paya Bakung (Aceh Utara), empat titik di Aceh Timur yang tersebar di Kecamatan Serba Jadi dan Simpang Jernih, serta dua titik di Kecamatan Muara Satu (Lhokseumawe). Hesti Fauziah menegaskan agar masyarakat benar-benar menghindari aktivitas membakar sampah atau membuka lahan dengan cara dibakar, mengingat kondisi suhu dan kelembapan saat ini sangat rentan memicu kebakaran hutan dan lahan.

Selain peringatan daratan, sektor keselamatan laut juga menjadi perhatian utama. Ketinggian gelombang di wilayah pesisir berkisar antara 0,2 hingga 1 meter, namun mencapai 0,4 hingga 1,25 meter di area 20 km lepas pantai. BMKG mengimbau para nelayan yang menggunakan kapal tradisional maupun kapal kecil untuk tetap waspada karena tinggi gelombang masuk dalam kategori sedang. Nelayan diingatkan untuk tidak memaksakan melaut dan segera kembali ke darat apabila terjadi angin kencang secara tiba-tiba demi keselamatan jiwa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....