Menghidupkan Sepuluh Terakhir Ramadhan dengan Memperbanyak Sedekah

  • 10 Mar 2026 06:36 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Ada banyak hal yang dilakukan saat memasuki sepuluh hari terakhir bulan suci Ramadhan. Benar saja, umat Islam dianjurkan untuk semakin meningkatkan amal ibadah, salah satunya yaitu dengan memperbanyak sedekah. Momentum ini diyakini sebagai waktu yang sangat istimewa karena di dalamnya terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan, yaitu Lailatul Qadar. Oleh karena itu, banyak umat Muslim berlomba-lomba melakukan kebaikan, baik melalui sedekah kepada fakir miskin, membantu sesama, maupun berbagi makanan berbuka puasa kepada orang yang membutuhkan.

Lalu kemudian muncul pertanyaan yang terbersit dalam hati, kapan terakhir kali kamu bersedekah ? Ya, karena dalam ajaran Islam, sedekah memiliki keutamaan yang sangat besar, terlebih jika dilakukan di bulan Ramadhan. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 261 yang menjelaskan bahwa orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah akan mendapatkan balasan berlipat ganda, seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir dan setiap bulir berisi seratus biji. Ayat ini menjadi motivasi bagi umat Islam untuk tidak ragu dalam berbagi, karena setiap kebaikan akan dibalas dengan pahala yang berlipat.

Selain itu, Rasulullah SAW juga dikenal sebagai sosok yang sangat dermawan, terutama di bulan Ramadhan. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas RA disebutkan bahwa Rasulullah adalah manusia paling dermawan, dan beliau lebih dermawan lagi ketika berada di bulan Ramadhan. Keteladanan ini menjadi contoh bagi umat Islam untuk memperbanyak sedekah, baik dalam bentuk harta, tenaga, maupun bantuan kepada sesama yang membutuhkan.

Jangan lupa pula bahwa dengan memperbanyak sedekah di sepuluh hari terakhir Ramadhan, diharapkan umat Islam tidak hanya meraih pahala yang besar, tetapi juga menumbuhkan rasa kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Semangat berbagi ini menjadi salah satu cara untuk menyempurnakan ibadah puasa, sekaligus memperkuat nilai persaudaraan dan solidaritas antar sesama umat manusia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....