Puasa Bukan Sekadar Menahan Lapar dan Haus

  • 10 Mar 2026 06:08 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe -Bagi sebagian remaja, puasa di bulan Ramadhan sering kali dipahami sebagai kewajiban untuk menahan lapar dan haus dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Namun seiring bertambahnya pemahaman, banyak remaja mulai menyadari bahwa puasa memiliki makna yang jauh lebih dalam. Puasa menjadi sarana melatih kesabaran, pengendalian diri, serta memperbaiki sikap dalam kehidupan sehari-hari.

Di kalangan remaja, Amyra Miskatul Bahira, santriwati Tsanawyah di Dayah Ihyaaussunnah kota Lhokseumawe, dalam live program Haba Puasa Aneuk Muda yang di siarkandi 95, 2 RRI Pro 2 FM Lhokseumawe, jam 17.00-18.00 setiap hari selama Ramadhan menekankan, bahwa puasa juga menjadi momentum untuk memperbaiki perilaku, terutama dalam pergaulan dan penggunaan media sosial. Banyak remaja sekarang yang mulai berusaha menjaga ucapan, menghindari konflik, serta lebih berhati-hati dalam menulis komentar atau unggahan di dunia maya. Mereka menyadari bahwa esensi puasa tidak hanya terlihat dari menahan makan dan minum, tetapi juga menjaga hati dan lisan dari hal-hal yang tidak baik.

Selain itu, Amyra juga memperjelas dalam versi beliau yang masih remaja Tsanawiyah, tidak sedikit yang menjadikan bulan Ramadhan untuk dimanfaatkan para remaja agar memperbanyak ibadah dan kegiatan positif. Kegiatan seperti mengikuti tausiah, membaca Al-Qur’an, hingga aktif dalam kegiatan keagamaan di masjid menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas diri. Dengan demikian, puasa menjadi sarana pendidikan spiritual yang membantu remaja memahami nilai-nilai keimanan secara lebih mendalam.

Para tokoh agama juga mengingatkan bahwa puasa yang baik adalah puasa yang mampu membentuk akhlak yang lebih baik. Remaja yang menjalankan puasa dengan penuh kesadaran diharapkan dapat menjadi generasi yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual. Dengan pemahaman tersebut, puasa Ramadhan diharapkan mampu membentuk karakter remaja yang lebih sabar, disiplin, dan berakhlak mulia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....