BMKG Deteksi Titik Panas Aceh Utara dan Lhokseumawe

  • 08 Mar 2026 21:19 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Malikussaleh Aceh Utara mendeteksi sejumlah titik panas (hot spot) di beberapa wilayah Aceh pada Minggu, 8 Maret 2026.

Titik panas tersebut terpantau di Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe berdasarkan pemantauan satelit yang dilakukan BMKG. Prakirawan Cuaca BMKG Malikussaleh Aceh Utara, Hesty Fauziah, menyampaikan bahwa titik panas paling banyak terdeteksi di Kabupaten Aceh Utara. Rinciannya, enam titik berada di Kecamatan Langkahan dan lima titik lainnya di Kecamatan Paya Bakong.Selain itu, satu titik panas juga terpantau di Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.

“Sejumlah titik panas terpantau di Aceh Utara, yakni enam titik di Kecamatan Langkahan dan lima titik di Kecamatan Paya Bakong, serta satu titik di Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe,” ujar Hesty Fauziah dalam Program Info Cuaca RRI Pro 1 Lhokseumawe, Minggu, 8 Maret 2026.

Sementara itu, kondisi cuaca untuk wilayah Lhokseumawe dan sekitarnya pada hari yang sama diprakirakan cerah berawan hingga berawan sejak sore hingga malam hari. Wilayah lain yang berada dalam pemantauan BMKG, seperti Bireuen, Langsa, Aceh Timur, hingga Bener Meriah juga diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan.

BMKG mencatat suhu udara pada siang hari berkisar 29 derajat Celsius dan menurun hingga sekitar 26 derajat Celsius pada malam hari. Tinggi gelombang di wilayah pesisir diperkirakan berada pada kisaran 0,1 hingga 0,8 meter, sementara pada jarak sekitar 20 kilometer dari lepas pantai mencapai 0,3 hingga 1 meter.

Kondisi tersebut dinilai masih kondusif dan cukup aman bagi aktivitas pelayaran. Kecepatan angin baik di daratan maupun perairan diperkirakan berkisar antara 3 hingga 12 kilometer per jam, dengan tingkat kelembapan udara berada pada kisaran 73 hingga 87 persen.

BMKG juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan dan hutan. “Masyarakat diharapkan tidak membakar sampah sembarangan, tidak membuang puntung rokok, serta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain itu, jangan lupa memperbanyak minum air putih saat sahur dan berbuka agar tubuh tetap terhidrasi di musim kemarau ini,” kata Hesty.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....