Ustadz Khairunnasri : Pentingnya Menata Ibadah Batin Dengan Ikhlas Meminta Maaf
- 07 Mar 2026 07:34 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Islam merupakan agama yang sempurna dan paripurna, mengatur seluruh sendi kehidupan mulai dari hal besar hingga perkara yang dianggap remeh. Dalam kajian "Mutiara Pagi" di RRI Lhokseumawe, Ustadz Khairunnasri menjelaskan bahwa ibadah terbagi menjadi dua kategori besar, yaitu ibadah lahiriah yang nampak secara fisik dan ibadah batiniah yang tersembunyi di dalam hati. Keduanya harus berjalan selaras untuk mencapai derajat ketakwaan yang utuh di hadapan Allah SWT.
Ustadz Khairunnasri menekankan bahwa ibadah batin, seperti niat, ikhlas, sabar, dan memaafkan, seringkali jauh lebih berat untuk dilaksanakan dibandingkan ibadah fisik seperti salat atau haji. Hal ini dikarenakan ibadah batin tidak terikat oleh dimensi ruang dan waktu, melainkan melibatkan perjuangan melawan ego dan penyakit hati. Banyak orang mampu melakukan salat puluhan rakaat, namun masih kesulitan untuk menata keikhlasan di dalam jiwanya.
Salah satu bentuk puncak ibadah batin adalah kemampuan untuk memaafkan kesalahan orang lain dengan tulus. Mengacu pada Surah Az-Zukhruf ayat 89, Ustadz menjelaskan bahwa memaafkan bukan sekadar ucapan di lisan, melainkan juga keberanian untuk melupakan kesalahan tersebut. Dengan tidak lagi menyimpan dendam atau mengingat luka lama, seorang Mukmin menunjukkan kepatuhan total atas sifat Allah yang Maha Pengampun lagi Maha Pemaaf.
Kajian ini ditutup dengan pesan bahwa memaafkan adalah jalan menuju ketenangan hati yang hakiki. Sesuai dengan prinsip bahwa hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang, maka memaafkan menjadi bukti nyata seseorang telah "selesai" dengan dirinya sendiri. Dengan melapangkan dada, seseorang tidak hanya menjalankan perintah agama, tetapi juga menjaga kesucian pikiran dari segala bentuk intimidasi batin yang merusak keimanan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....