Kaum Anshar Sambut Rasulullah dengan Penuh Cinta

  • 24 Feb 2026 14:55 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Apakah kamu pernah mendengar bagaimana antusias kaum Anshar menyambut kedatangan Rasullullah Saw ? Pada tausiah ba'da dzuhur di mesjid Baiturrahman kota Lhokseumawe, Selasa 24 Februari 2026, Ustadz Damanhur Abbas menceritakan kedatangan Muhammad SAW ke Kota Madinah menjadi peristiwa bersejarah yang disambut dengan penuh kebahagiaan oleh kaum Anshar.

Setelah melalui perjalanan hijrah yang penuh tantangan dari Makkah, Rasulullah disambut dengan suka cita oleh penduduk Madinah yang telah lama menantikan kehadiran beliau. Suasana haru dan bahagia menyelimuti kota itu, bahkan diriwayatkan anak-anak dan kaum wanita turut menyambut dengan lantunan syair kegembiraan sebagai tanda cinta kepada Rasulullah.

Ditambahkannya bahwa kaum Anshar bukan hanya menyambut secara seremonial, tetapi juga menunjukkan keimanan dan pengorbanan yang luar biasa.

Mereka menawarkan rumah, harta, bahkan separuh dari kepemilikan mereka kepada kaum Muhajirin yang datang bersama Rasulullah. Sikap ini diabadikan dalam Al-Qur’an Surah Al-Hasyr ayat 9, yang menjelaskan bagaimana kaum Anshar mengutamakan saudaranya meskipun mereka sendiri dalam keadaan membutuhkan. Persaudaraan yang dipersaudarakan oleh Rasulullah antara Muhajirin dan Anshar menjadi fondasi kokoh bagi berdirinya masyarakat Islam di Madinah.

Peristiwa hijrah ini juga menandai awal terbentuknya tatanan sosial dan pemerintahan Islam yang berpusat di Madinah. Dengan penuh keikhlasan, kaum Anshar berbaiat untuk melindungi Rasulullah sebagaimana mereka melindungi keluarga mereka sendiri.

Komitmen tersebut sebelumnya telah ditegaskan dalam peristiwa Baiat Aqabah, yang menjadi bukti kesungguhan mereka dalam menerima dakwah Islam dan kepemimpinan Rasulullah SAW.

Sikap kaum Anshar yang menyambut Rasulullah dengan bahagia dan penuh pengorbanan menjadi teladan sepanjang zaman. Mereka tidak sekadar menerima seorang pemimpin, tetapi menerima risalah dan perjuangan yang dibawanya.

Semangat persaudaraan, keikhlasan, dan kecintaan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya menjadi inspirasi bagi umat Islam untuk terus menjaga ukhuwah serta menolong sesama dalam kebaikan dan ketakwaan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....