UNAIR-YAPPERA Gelar Pendampingan UMKM Terdampak Banjir Pidie Jaya
- 23 Feb 2026 08:34 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Pidie Jaya - Universitas Airlangga (UNAIR) bekerja sama dengan Yayasan Peduli Pembangunan Pesisir Aceh (YAPPERA) menggelar program pendampingan pelaku usaha mikro korban banjir di Kabupaten Pidie Jaya. Program ini bagian dari pengabdian masyarakat UNAIR untuk mendukung pemulihan ekonomi warga pascabencana.
Kegiatan berlangsung dua hari, 21-22 Februari 2026, di Aula Kantor Kementerian Agama Kompleks Kantor Bupati Pidie Jaya. Dua puluh lima pelaku usaha mikro dari sektor kuliner, bengkel, dan menjahit mengikuti pendampingan. Mereka berasal dari desa-desa terdampak banjir di Kecamatan Meureudu dan Meurah Dua.
Program dirancang untuk memperkuat keterampilan teknis sekaligus membangun kembali semangat para pelaku usaha. Materi disampaikan tim pakar UNAIR dan alumni yang kini dosen di Aceh, Dr. Ibrahim Chalid dari Universitas Malikussaleh. Pembahasan meliputi pemulihan psikologis pascabencana, tata kelola usaha, inovasi bisnis, hingga pembukuan sederhana.
Ketua Tim Pengabdian Masyarakat UNAIR, Prof. Bagong Suyanto, menyatakan program berorientasi pada pemberdayaan berkelanjutan.
"Fokus kami memberdayakan pelaku usaha mikro korban bencana agar bangkit dan mampu mengembangkan aktivitas ekonomi berkelanjutan. Kami sadar ini bukan proses mudah, namun harus bangkit demi masa depan lebih baik," katanya.
Setiap peserta menerima bantuan modal usaha dari UNAIR sebagai stimulus menghidupkan kembali usaha yang terhenti atau rusak akibat banjir. YAPPERA mempersiapkan pelaksanaan kegiatan dan pendampingan lanjutan untuk memastikan keberlanjutan usaha.

Ketua YAPPERA, Beeri Burman, mengapresiasi kerja sama ini. Langkah ini dianggapnya sebagai upaya dukungan nyata pemulihan ekonomi masyarakat.
"Kami bersyukur UNAIR memberi perhatian kepada pelaku usaha mikro korban banjir Pidie Jaya. Ini dukungan nyata pemulihan ekonomi masyarakat. Semoga menjadi rahmat dalam membangun kembali usaha mereka," ujarnya.
Rahmi, salah satu peserta pendampingan menyampaikan terima kasih kepada UNAIR dan YAPPERA.
"Kami berterima kasih UNAIR berbagi ilmu dan memberikan bantuan modal. Terima kasih juga YAPPERA memfasilitasi ini. Bantuan memberi kami harapan memulai kembali," tuturnya.
UNAIR dan YAPPERA berharap pelaku usaha mikro Pidie Jaya tidak hanya bangkit dari dampak bencana, tetapi berkembang lebih kuat dan mandiri. Upaya ini diharapkan menggerakkan kembali roda perekonomian masyarakat secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....