Dishub Lhokseumawe Segera Tertibkan Kemacetan dan Lampu Jalan

  • 18 Feb 2026 22:53 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Program interaktif Halo RRI di Programa 1 RRI Lhokseumawe edisi Rabu 18 Februari 2026 menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan keluhan terkait tatanan kota. Salah seorang warga Kota Lhokseumawe, Fauzi, menyoroti titik-titik kemacetan parah yang dinilai sudah mengganggu kenyamanan publik.

• Keluhan Warga: Dari Kemacetan Hingga Lampu Jalan

Fauzi mengeluhkan kesemrawutan lalu lintas di depan Kantor Pegadaian Jalan Pasar Inpres akibat aktivitas pedagang musiman dan parkir liar. Selain itu, ia menyoroti keberadaan pasar kaget di depan Bank Indonesia serta area keluar jembatan Cunda.

"Awalnya pedagang tersebut ada karena solidaritas kita membiarkan mereka mencari nafkah saat terjadi bencana di Bener Meriah beberapa waktu lalu. Namun saat ini, dirasa sudah cukup untuk solidaritas atas nama kemanusiaan tersebut karena hal ini membuat tatanan kota menjadi kurang baik," ujar Fauzi dalam sambungan telepon.

Tak hanya soal kemacetan, Fauzi juga melaporkan kondisi lampu jalan yang mati di Desa Blang Panyang yang dinilai rawan menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

• Respon Dinas Perhubungan Kota Lhokseumawe

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan Kota Lhokseumawe, Sulaiman, ST, memberikan klarifikasi langsung. Ia menjelaskan bahwa keterlambatan petugas di lapangan hari ini disebabkan oleh faktor cuaca dan momentum tradisi meugang.

Penertiban Pasar Inpres: Sulaiman berjanji dalam satu jam ke depan anggota akan diterjunkan untuk menertibkan area depan Pegadaian.

✓ Pasar Kaget: Terkait pedagang di depan BI dan Jembatan Cunda, Dishub akan melakukan penertiban secara bertahap. Meski alasan kemanusiaan sempat menjadi pertimbangan, ia menegaskan bahwa fungsi pasar harus dikembalikan ke tempat semestinya.

✓Lampu Jalan Blang Panyang: Mengenai lampu jalan di jalur nasional, Sulaiman menjelaskan bahwa perbaikan merupakan kewenangan pusat. Namun, Dishub Lhokseumawe berkomitmen untuk segera mengirimkan laporan resmi agar perbaikan cepat dilakukan.

"Kami memohon maaf atas keterlambatan hadir di lapangan untuk menertibkan jalanan di Pasar Inpres. Saya pastikan segera menerjunkan anggota ke sana agar lalu lintas kembali tertib," pungkas Sulaiman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....