Fauzan Azima Pimpin DEMA UIN 2026–2027

  • 14 Feb 2026 23:12 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID Lhokseumawe – Demokrasi kampus kembali mencatat sejarah baru di lingkungan UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe. Melalui rangkaian Musyawarah Mahasiswa (MUSMA) yang berlangsung pada 10–13 Februari 2026 di Aula Biro kampus.

Fauzan Azima resmi terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Eksekutif Mahasiswa (Presiden Mahasiswa) periode 2026–2027.

Proses pemilihan dalam forum tertinggi mahasiswa tersebut berlangsung demokratis, transparan, dan menjunjung tinggi nilai musyawarah. Partisipasi mahasiswa dari berbagai fakultas turut menyemarakkan jalannya sidang.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan kondusif hingga penetapan hasil akhir.

Fauzan Azima yang berasal dari Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dikenal aktif dalam berbagai kegiatan akademik maupun organisasi kemahasiswaan.

Terpilihnya ia sebagai Presiden Mahasiswa menjadi simbol kepercayaan besar mahasiswa terhadap kepemimpinan yang mengusung semangat kampus unggul, religius, dan inklusif.

Dalam pidato perdananya usai penetapan, Fauzan menegaskan bahwa amanah yang diberikan bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab kolektif untuk menggerakkan mahasiswa ke arah yang lebih progresif. “Ini adalah amanah bersama.

Kepemimpinan ini harus dijalankan dengan integritas, kolaborasi, serta komitmen menghadirkan program yang berdampak nyata bagi mahasiswa dan masyarakat,” ujarnya, Sabtu 14 Pebruari 2026)l.

Sebagai Presiden Mahasiswa terpilih, ia berkomitmen mengembangkan potensi dan minat bakat mahasiswa melalui program-program yang terarah dan berkelanjutan.

Menurutnya, ruang aktualisasi yang inklusif perlu diperkuat, baik di bidang akademik, riset, seni, olahraga, maupun kewirausahaan.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas organisasi kemahasiswaan untuk melahirkan inovasi kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memberikan dampak dan pemberdayaan nyata. Dewan Eksekutif Mahasiswa, lanjutnya, harus menjadi wadah yang mampu memperkuat kapasitas kepemimpinan mahasiswa agar siap bersaing dan berkontribusi di tingkat lokal maupun nasional.

Dengan berakhirnya rangkaian MUSMA, demokrasi kampus kembali menegaskan perannya sebagai ruang pembelajaran kepemimpinan dan tanggung jawab sosial. Periode 2026–2027 diharapkan menjadi babak baru bagi DEMA UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe dalam menghadirkan inovasi program, memperkuat kualitas akademik dan karakter religius, serta memperluas kontribusi nyata bagi civitas akademika dan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....