Qanaah, Kunci Hidup Tenang dan Bersyukur

  • 02 Feb 2026 22:19 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Sikap qanaah atau merasa cukup atas rezeki yang Allah SWT berikan menjadi kunci utama untuk meraih ketenangan hidup dan kebahagiaan sejati. Dengan qanaah, seseorang mampu menjalani kehidupan tanpa diliputi rasa iri, tamak, maupun kegelisahan berlebihan.

Dalam Program siaran Tausiah Sore di Pro 1 RRI Lhokseumawe. Senin, 2 Februari 2026, yang mengangkat tema “Gimana Sih Qanaah?”. Bersama  Ustadz Damanhur Abbas.

Ustadz Damanhur menjelaskan bahwa qanaah merupakan sikap rela menerima dan merasa cukup atas hasil yang diperoleh setelah melakukan ikhtiar secara maksimal. Menurutnya, qanaah bukan berarti pasrah tanpa usaha, melainkan bentuk ketenangan hati yang disertai rasa syukur kepada Allah SWT.

“Qanaah itu adalah benteng hati. Ketika kita sudah berusaha, lalu hasilnya kita serahkan kepada Allah dengan penuh rasa syukur, itulah makna qanaah,” ujar Ustadz Damanhur.

Ia menambahkan, lawan dari sifat qanaah adalah tamak atau serakah, yaitu kondisi ketika seseorang tidak pernah merasa puas dengan apa yang dimilikinya. Sikap tersebut, kata dia, justru akan menimbulkan kegelisahan dan ketidaktenangan dalam hidup.

Lebih lanjut, Ustadz Damanhur memaparkan beberapa ciri orang yang memiliki sifat qanaah, di antaranya selalu bersyukur atas setiap nikmat yang diterima, tidak menggantungkan kebahagiaan semata-mata pada materi, serta terhindar dari iri dan dengki terhadap keberhasilan orang lain. Selain itu, orang yang qanaah tetap bekerja dan berusaha, namun tidak menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan.

Menurutnya, qanaah memberikan banyak manfaat dalam kehidupan, salah satunya menghadirkan ketenangan batin dan kebahagiaan sejati. “Orang yang qanaah adalah orang yang paling kaya, karena kekayaan yang sesungguhnya ada di dalam hati. Dengan qanaah, hidup menjadi lebih tenang dan hubungan dengan sesama pun lebih harmonis,” jelasnya.

Sebagai penutup, Ustadz Damanhur mengatakan untuk mulai melatih diri bersikap qanaah dengan melihat ke bawah dalam urusan dunia agar lebih mudah bersyukur, serta melihat ke atas dalam urusan akhirat agar semakin semangat meningkatkan ibadah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....