Bahaya Sifat Munafik dalam Kehidupan Umat Menurut Islam

  • 01 Feb 2026 10:50 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - RRI Lhokseumawe kembali menyiarkan program Mutiara Pagi bekerja sama dengan Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe pada Minggu, 1 Februari 2026. Dalam tausiyah kali ini, Tgk. H. Bukhari Kaoy, S.Pd., M.Pd. mengangkat tema sentral mengenai bahaya sifat munafik yang sering dianggap sepele oleh sebagian masyarakat. Beliau menegaskan bahwa kemunafikan bukan sekadar masalah etika sosial, melainkan dosa besar yang mendatangkan kemurkaan Allah SWT di akhirat kelak.

Ustadz Bukhari memaparkan tiga tanda utama orang munafik sebagaimana hadis Rasulullah SAW, yaitu apabila berbicara ia berdusta, apabila berjanji ia mengingkari, dan apabila dipercaya ia berkhianat.

Ia mengingatkan bahwa orang-orang yang memiliki sifat ini akan ditempatkan di tempat yang sangat buruk, bahkan disejajarkan dengan Firaun dalam lubang neraka yang disebut Sijjin. Ketegasan hukum Allah terhadap kaum munafik juga terlihat pada Surah At-Taubah yang tidak diawali dengan basmalah karena isinya penuh dengan peringatan keras.

Lebih lanjut, dalam siaran tersebut dijelaskan bahwa Allah SWT tidak akan memberikan rahmat, tidak akan berbicara, bahkan tidak akan memandang orang-orang munafik di hari kiamat. Fenomena menjual ayat-ayat Allah atau janji demi kepentingan duniawi yang sesaat menjadi sorotan utama dalam tausiyah ini. Perilaku ini sangat berbahaya karena pelakunya seringkali tidak merasa takut atau sadar bahwa mereka telah kehilangan bagian di akhirat akibat tindakan menyepelekan kejujuran dan amanah.

Sebagai penutup, Tgk. H. Bukhari memberikan solusi praktis bagi umat Muslim agar terhindar dari jeratan sifat munafik dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu caranya adalah dengan menjaga kedisiplinan dalam ibadah, khususnya melaksanakan salat berjamaah selama 40 hari tanpa tertinggal takbiratul ihram bersama imam.

Dengan menjaga integritas antara ucapan dan perbuatan, diharapkan masyarakat Lhokseumawe dapat terhindar dari perilaku dusta, ingkar janji, dan pengkhianatan yang merusak tatanan sosial maupun spiritual.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....