Telat Ganti Oli Gardan, Motor Matik Terancam Rusak
- 31 Jan 2026 19:58 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Motor matik dikenal praktis dan mudah digunakan, sehingga menjadi pilihan banyak pengendara. Namun di balik kemudahannya, masih banyak pemilik yang luput memperhatikan perawatan penting, salah satunya penggantian oli gardan. Padahal, komponen ini memiliki peran vital dalam menjaga kelancaran penyaluran tenaga ke roda belakang.
Oli gardan berfungsi melumasi serta melindungi roda gigi pada sistem final drive. Ketika pelumas ini dibiarkan terlalu lama tanpa diganti, gesekan antar komponen meningkat dan mempercepat keausan. Kondisi tersebut membuat performa motor menurun secara perlahan tanpa disadari pengendara.
Tanda awal yang sering muncul adalah suara dengung atau kasar dari area roda belakang saat motor melaju. Keluhan ini kerap disangka berasal dari ban atau laher, padahal sumber masalahnya bisa berasal dari gardan yang kualitas olinya sudah menurun. Jika dibiarkan, gangguan ini akan semakin terasa.
Selain bunyi yang tidak normal, motor juga dapat terasa lebih berat ketika berakselerasi. Penyaluran tenaga menjadi kurang efisien karena gir gardan bekerja tanpa pelumasan optimal. Dalam jangka panjang, kerusakan bisa merembet hingga harus mengganti satu set roda gigi gardan, dengan biaya perbaikan yang tidak sedikit.
Agar hal tersebut tidak terjadi, penggantian oli gardan sebaiknya dilakukan secara berkala, umumnya setiap dua kali ganti oli mesin atau setelah menempuh jarak sekitar 8.000 hingga 10.000 kilometer. Untuk motor yang digunakan intensif atau sering membawa beban, interval perawatan dianjurkan lebih singkat.
Dengan perawatan sederhana dan biaya yang relatif terjangkau, penggantian oli gardan rutin dapat menjaga motor tetap halus, responsif, dan awet. Kesadaran melakukan servis kecil secara teratur menjadi kunci agar pengendara terhindar dari kerusakan besar serta pengeluaran yang lebih mahal di kemudian hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....