BNNK Lhokseumawe Gandeng Warkop Lawan Narkoba

  • 28 Jan 2026 17:56 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Lhokseumawe memanfaatkan warung kopi (warkop) sebagai media luar ruang untuk memperkuat penyuluhan bahaya narkoba di tengah masyarakat. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi pencegahan berbasis kearifan lokal, mengingat budaya nongkrong di warung kopi sangat lekat dengan kehidupan sosial warga Lhokseumawe.

Dalam program SANKSI yang disiarkan di Pro1 RRI Lhokseumawe. Rabu, 28 Januari 2026, BNNK berharap melalui pendekatan ini, pesan pencegahan narkoba dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan berkelanjutan.

Penyuluh Narkoba Ahli Pertama BNNK Lhokseumawe, Afri Fandi, S.I.Kom, menjelaskan bahwa warung kopi dipilih karena menjadi titik kumpul berbagai lapisan masyarakat. Menurutnya, keberadaan media edukasi di ruang publik tersebut memungkinkan pesan anti narkoba tersampaikan secara berulang kepada pengunjung.

“Informasi mengenai bahaya narkoba akan lebih mudah diterima jika ditempatkan di lokasi yang sering dikunjungi masyarakat. Warung kopi menjadi salah satu tempat yang paling efektif untuk itu,” kata Afri Fandi.

Ia menambahkan, media yang dipasang berupa poster, spanduk, dan lainnya yang ditempatkan di area strategis. Tujuannya agar pengunjung dapat membaca pesan pencegahan sambil beraktivitas.

“Ini merupakan bentuk intervensi lingkungan agar masyarakat memiliki kesadaran dan daya tangkal terhadap penyalahgunaan narkotika,” ujarnya.

Lebih lanjut, Afri Fandi menekankan pentingnya peran pemilik warung kopi dalam mendukung program tersebut. Ia menyebut kolaborasi dengan pelaku usaha menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan Bersih Narkoba.

Harapannya, warung kopi tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi pemuda dan masyarakat,” tuturnya.

Melalui program SANKSI, BNNK Lhokseumawe mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di daerah ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....