Pernah Ngerasa Capek Pas Nongkrong?
- 22 Jan 2026 14:31 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Dulu, nongkrong identik dengan istirahat. Sekarang, buat banyak orang, ajakan “ngopi bentar” justru terasa melelahkan bahkan sebelum berangkat. Fenomena ini makin sering dibicarakan, terutama di kalangan Gen Z dan milenial yang mulai sadar bahwa capek tidak selalu datang dari kerja, tapi juga dari interaksi sosial.
Salah satu penyebabnya adalah overstimulasi. Nongkrong hari ini jarang benar-benar sederhana. Ada kebisingan, banyak layar, obrolan tumpang tindih, belum lagi dorongan untuk tetap responsif dan “hadir” secara sosial. Verywell Mind menuliskan bahwa paparan stimulasi sosial yang berlebihan bisa menguras energi mental, terutama bagi orang dengan sensitivitas tinggi terhadap lingkungan. Selain itu, nongkrong kini sering dibarengi ekspektasi tak tertulis. Harus update cerita, ikut tertawa di momen yang sama, atau sekadar tidak terlihat “dingin”. Psychology Today menyebutkan bahwa social fatigue muncul ketika interaksi dipenuhi tuntutan performatif, bukan karena tidak suka bertemu orang, tapi karena lelah menjaga versi diri yang bisa diterima bersama. Media sosial juga ikut mengubah makna nongkrong. Aktivitas yang tadinya privat kini mudah terasa publik. The Atlantic pernah membahas bagaimana budaya always online membuat pertemuan tatap muka ikut terbebani oleh kesadaran akan dokumentasi dan penilaian. Nongkrong bukan lagi sekadar hadir, tapi juga tentang bagaimana momen itu terlihat.
Menariknya, rasa capek ini tidak selalu berarti anti-sosial. Banyak orang tetap menikmati kebersamaan, hanya saja dengan porsi dan ritme yang berbeda. Tren seperti selective socializing atau memilih lingkar kecil jadi makin umum. Menurut Healthline, membatasi interaksi sosial justru bisa membantu menjaga kesehatan mental, terutama di tengah jadwal yang padat. Pada akhirnya, nongkrong capek bukan soal orangnya, tapi konteksnya. Dunia bergerak cepat, kepala jarang benar-benar diam, dan energi sosial bukan sumber daya tanpa batas. Wajar jika sekarang, istirahat kadang berarti pulang lebih cepat atau tidak datang sama sekali.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....