Apa yang Kita Cari di Dunia Sesuai Al-Qur’an?

  • 31 Okt 2025 17:49 WIB
  •  Lhokseumawe

KBRN, Lhokseumawe : Pernahkah kamu dihadapkan dengan kegelisahan tentang makna, serta tujuan apa yang kita cari selama kita masih bernafas di muka bumi ini ?

Ya, benar bahwa Manusia diciptakan oleh Allah SWT bukan tanpa tujuan. Dalam Al-Qur’an, Allah menjelaskan bahwa keberadaan manusia di bumi adalah untuk beribadah dan menjadi khalifah yang menjaga keseimbangan alam serta menebar kebaikan. Hal ini ditegaskan dalam firman-Nya: “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku” (QS. Adz-Dzariyat: 56). Artinya, tujuan utama manusia hidup di dunia bukan sekadar mengejar materi atau kesenangan sementara, melainkan mencari ridha Allah dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Namun, dalam perjalanan hidup, banyak manusia yang justru terjebak dalam urusan duniawi semata. Harta, jabatan, dan kekuasaan sering kali membuat manusia lupa akan hakikat hidupnya. Padahal, Allah telah memperingatkan dalam QS. Al-Hadid: 20, “Ketahuilah, bahwa kehidupan dunia hanyalah permainan, senda gurau, perhiasan, dan saling berbangga-bangga di antara kamu serta berlomba-lomba dalam kekayaan dan anak keturunan.” Ayat ini mengingatkan bahwa segala kenikmatan dunia hanyalah sementara, sedangkan yang kekal adalah amal dan ketakwaan.

Maka dari itu, yang sebenarnya kita cari di bumi ini bukanlah semata kesuksesan dunia, melainkan keseimbangan antara dunia dan akhirat. Islam mengajarkan agar manusia bekerja keras, mencari rezeki yang halal, dan berbuat baik kepada sesama sebagai bentuk ibadah. Allah berfirman dalam QS. Al-Qashash: 77, “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu kebahagiaan negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari dunia.” Ayat ini menegaskan pentingnya hidup seimbang, mengejar kebahagiaan dunia tanpa melupakan akhirat.

Sebagai manusia biasa,mestinya kita harus banyak merenungi tentang apakah yang ia cari di bumi ini sejalan dengan kehendak Allah atau justru menjauhkan diri dari-Nya? Hidup yang bermakna adalah ketika setiap langkah, pekerjaan, dan cita-cita diarahkan untuk mendapat ridha Allah. Sebab, pada akhirnya, semua yang kita miliki di dunia akan hilang, namun amal saleh dan ketulusan hati akan menjadi bekal abadi menuju kehidupan yang kekal di akhirat kelak.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....