Rezeki Halal, Pondasi Keluarga Berkah
- 16 Agt 2025 12:34 WIB
- Lhokseumawe
KBRN, Lhokseumawe : Dalam kehidupan sehari-hari, kebutuhan keluarga menjadi tanggung jawab utama seorang kepala rumah tangga. Islam mengajarkan pentingnya mencari rezeki yang halal sebagai bekal hidup, baik untuk memenuhi kebutuhan jasmani maupun rohani. Rezeki halal bukan sekadar materi, melainkan juga membawa keberkahan dalam rumah tangga. Sebaliknya, rezeki yang didapat dengan cara haram akan mengikis nilai keberkahan meski jumlahnya berlimpah.
Ustadz Karimullah, M.Si, dalam khotbah Jumat kemarin, 15 Agustus 2025, di mesjid Taqwa Kampung Jawa Baru, kota Lhokseumawe, menjelaskan Al-Qur’an secara tegas memerintahkan umat Islam untuk mencari rezeki yang halal. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 168: “Wahai sekalian manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal lagi baik yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagimu.” Ayat ini menjadi pengingat bahwa setiap muslim harus berusaha menjauh dari sumber penghasilan yang haram agar terhindar dari murka Allah.
Para ulama juga menegaskan bahwa rezeki halal dapat menjaga kemurnian hati dan menumbuhkan rasa syukur dalam keluarga. Dengan penghasilan yang bersih, ibadah menjadi lebih khusyuk dan doa lebih mudah dikabulkan. Sebaliknya, makanan atau nafkah yang berasal dari hasil haram dapat menjadi penghalang terkabulnya doa serta menjerumuskan keluarga dalam kesempitan hidup meskipun tampak berkecukupan secara materi.
Dalam konteks sosial, mencari nafkah yang halal juga menjaga hubungan baik dengan sesama. Dengan bekerja secara jujur dan adil, seseorang dapat menghindari praktik penipuan, riba, maupun korupsi. Hal ini tidak hanya menumbuhkan kepercayaan di lingkungan kerja, tetapi juga memberikan contoh positif bagi anak-anak dalam keluarga. Pendidikan sejak dini mengenai pentingnya kejujuran dalam mencari nafkah akan membentuk generasi yang berintegritas.
Oleh karena itu, setiap muslim hendaknya menjadikan rezeki halal sebagai prinsip utama dalam mencari nafkah. Bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga sebagai bentuk ibadah kepada Allah. Dengan rezeki halal, keluarga akan merasakan ketenangan batin, keberkahan hidup, serta terhindar dari berbagai keburukan. Rezeki yang halal adalah pondasi utama untuk membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Aamiin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....