Kesbangpol Dorong Penguatan Nasionalisme Generasi Muda melalui Kreatifitas
- 30 Sep 2026 11:11 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Menjelang peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Lhokseumawe mendorong penguatan jiwa nasionalisme generasi muda melalui kreativitas, inovasi dan prestasi positif.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kesbangpol Kota Lhokseumawe, Zakaria, SKM., M.Kes., mengatakan bentuk nasionalisme generasi muda perlu disesuaikan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kecintaan terhadap bangsa saat ini tidak harus diwujudkan melalui perjuangan fisik, tetapi dapat dilakukan dengan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat dan negara.
"Nasionalisme adalah bagaimana kita memahami keberagaman dalam satu bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Di era sekarang, anak muda tidak lagi memegang bambu runcing, tetapi menunjukkan kreativitas dan inovasi untuk mengisi kemerdekaan," ujar Zakaria dalam bincang pagi bersama RRI Rabu 30 September 2026
Zakaria menjelaskan, Kesbangpol Kota Lhokseumawe memiliki tiga peran utama, yakni melakukan pendataan dan pengawasan organisasi kemasyarakatan serta kepemudaan, memberikan sosialisasi wawasan kebangsaan dan nilai-nilai Pancasila, serta melakukan pemetaan dan deteksi dini terhadap potensi yang dapat mengganggu persatuan dan keamanan daerah.
Selain peran pemerintah dan sekolah, Zakaria menilai pembentukan karakter generasi muda juga harus dimulai dari lingkungan keluarga. Pendidikan nasionalisme dinilai tidak akan berjalan optimal apabila nilai yang diberikan di sekolah tidak sejalan dengan pemahaman yang diterima anak di lingkungan rumah.
Menggunakan istilah lokal Aceh, ia menyampaikan pentingnya membangun kedekatan generasi muda dengan daerah dan bangsa melalui konsep aso nanggroe atau generasi penerus negeri.
"Bagaimana kita membuat generasi muda ini menusabuk hati dengan nanggroe, sekaligus mengisi aso nanggroe agar terbentuk rasa setia ke nanggroe dan sayang ke bangsa," katanya.
Untuk memperkuat pendidikan nasionalisme di kalangan pelajar, Kesbangpol Kota Lhokseumawe membuka ruang kolaborasi dengan sekolah melalui penyediaan fasilitas dan narasumber. Kolaborasi tersebut dapat dilakukan dalam berbagai kegiatan sekolah, termasuk Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) maupun kegiatan ekstrakurikuler.
Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara keluarga, sekolah dan pemerintah dalam membentuk karakter generasi muda yang memiliki rasa cinta terhadap daerah dan bangsa, sekaligus mampu mengekspresikan nasionalisme melalui kreativitas, inovasi dan prestasi positif. (Magang/Maulina)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....